Sepakbola

James Trafford Buktikan Kesiapan di Balik Bayang-bayang Donnarumma

Advertisement

James Trafford tampil gemilang saat Manchester City meraih kemenangan 2-0 atas Salford City dalam laga Babak Keempat Piala FA di Etihad Stadium, Sabtu (14/2/2026) malam WIB. Penampilan impresif ini menegaskan bahwa Trafford selalu siap ketika dibutuhkan oleh tim.

Kesempatan Langka di Tengah Persaingan Ketat

Laga melawan Salford menjadi kesempatan langka bagi kiper muda asal Inggris ini. Dari total 10 penampilan yang telah dijalani Trafford musim ini, mayoritas justru terjadi di kompetisi domestik seperti Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Liga Champions. Ia tercatat tampil lima kali di Piala Liga Inggris, menjadikannya kompetisi di mana ia paling sering mendapatkan menit bermain. Pertandingan melawan Salford merupakan penampilan keduanya di Piala FA musim ini.

Meskipun seringkali berada di bawah bayang-bayang Gianluigi Donnarumma sebagai pilihan kedua, Trafford berhasil membuktikan kualitasnya sebagai kiper yang mumpuni. Ia berperan krusial dalam kemenangan City dengan menggagalkan dua peluang emas dari Salford yang berpotensi mengubah jalannya pertandingan.

Mentalitas Profesional dan Kesiapan Mental

Trafford menunjukkan performa yang solid di bawah mistar gawang, tanpa terlihat canggung meskipun minimnya jam terbang. Ia menyadari bahwa kesempatan bermainnya terbatas, namun hal tersebut justru memotivasinya untuk selalu memberikan yang terbaik setiap kali dipercaya tampil.

Advertisement

“Saya tahu bahwa tidak akan banyak bermain, tapi saya harus tampil bagus ketika dimainkan,” ujar Trafford seperti dilansir BBC Sport. Ia menambahkan, “Menyenangkan bisa bermain, karena saya tidak mengira musim ini akan berjalan begini. Saya coba melupakan itu. Tapi begitulah kenyataannya dan saya harus berikan yang terbaik. Ini situasi yang harus saya jalani. Kami berlatih setiap hari, tapi menyenangkan bisa membuat penyelamatan.”

Pernyataan Trafford mencerminkan mentalitas profesionalnya dalam menghadapi situasi kompetitif di klub sebesar Manchester City. Ia menunjukkan bahwa meskipun jam terbangnya tidak sebanyak rekan-rekannya, kesiapan mental dan dedikasi dalam latihan menjadi kunci baginya untuk selalu siap memberikan kontribusi maksimal bagi tim.

Advertisement