Sepakbola

Guardiola Puji Arsenal Tim Terbaik, Arteta Santai Hadapi Perang Urat Saraf

Advertisement

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, melontarkan pujian setinggi langit kepada Arsenal, menyebut tim asuhan Mikel Arteta tersebut sebagai yang terbaik. Namun, pujian itu tampaknya tak banyak berpengaruh pada Arteta, yang memilih bersikap cuek.

Performa Konsisten Arsenal

Penilaian Guardiola didasarkan pada performa impresif Arsenal di dua kompetisi utama. Di Liga Inggris, The Gunners memuncaki klasemen dengan raihan 50 poin, unggul empat poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua. Sementara itu, di Liga Champions, Arsenal tampil sempurna dengan selalu menang dalam delapan pertandingan, mengumpulkan total 24 poin di fase grup.

Respons Arteta Terhadap Pujian Guardiola

Menanggapi komentar Guardiola, Mikel Arteta menegaskan bahwa ia tidak merasa ada upaya mind games atau perang urat saraf yang dilancarkan oleh rivalnya tersebut. Ia menyatakan bahwa percakapan dengan Guardiola bersifat umum dan hanya berdasarkan apa yang dirasakan oleh pelatih asal Spanyol itu.

Advertisement

“Dengan saya? Saya rasa tidak,” ujar Arteta seperti dikutip dari BBC. “Kami berbicara secara umum; ia bercerita tentang apa yang ia rasakan, dan hanya itu. Jika memang ada perang urat saraf (mind games), biarlah itu terjadi. Saya tidak terlalu memperhatikannya; kami hanya harus turun ke lapangan dan memberikan hasil,” tambahnya.

Kekhawatiran Puasa Kemenangan

Meskipun demikian, performa Arsenal belakangan ini sedikit mengkhawatirkan. Tim asuhan Arteta ini belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir di Liga Inggris. Setelah dua hasil imbang melawan Liverpool dan Nottingham Forest, The Gunners harus menelan kekalahan dari Manchester United. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran mengenai potensi Arsenal kehabisan ‘bensin’ dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini.

Advertisement