Sepakbola

Gabriel Jesus Dorong Pemain Wolves, Arsenal Gagal Raih Poin Penuh di Molineux

Advertisement

Wolverhampton – Gabriel Jesus menunjukkan ekspresi frustrasi usai Arsenal hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan tim juru kunci Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB. Saking emosinya, penyerang asal Brasil itu terlihat mendorong bek Wolves, Yerson Mosquera, hingga terjatuh.

Arsenal Gagal Pertahankan Keunggulan

Pertandingan matchday ke-27 Liga Inggris ini berjalan dramatis bagi Arsenal. Tim berjuluk Meriam London tersebut sempat unggul dua gol lebih dulu hingga satu jam pertandingan. Namun, Wolverhampton berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Hugo Bueno pada menit ke-61 dan gol bunuh diri Riccardo Calafiori di masa injury time.

Insiden Pasca-Peluit Akhir

Ketegangan memuncak saat peluit akhir dibunyikan. Gabriel Jesus, yang tampak kecewa dengan hasil imbang tersebut, terlihat mendorong Yerson Mosquera hingga terjatuh. Insiden ini memicu keributan kecil di lapangan dan membuat Jesus harus dikawal oleh staf Arsenal menuju lorong stadion untuk menghindari konfrontasi lebih lanjut dengan pemain Wolverhampton.

Advertisement

Aksi Gabriel Jesus tersebut dengan cepat viral di media sosial dan menuai kecaman dari banyak pihak. Video yang memperlihatkan Jesus mendorong Mosquera dibagikan oleh akun EPL Bible di platform X (sebelumnya Twitter) dengan komentar “Gabriel Jesus has lost his head… đŸ˜³”.

Emosi yang diluapkan Gabriel Jesus disinyalir kuat akibat kegagalan Arsenal meraih poin penuh melawan tim yang berada di dasar klasemen. Hasil imbang ini menjadi sinyal bahaya bagi skuad asuhan Mikel Arteta dalam persaingan memperebutkan gelar juara Premier League. Arsenal masih memimpin klasemen dengan 58 poin, namun keunggulan mereka kini terpangkas menjadi 5 angka dari Manchester City yang berada di posisi kedua. Manchester City berpeluang memangkas jarak menjadi hanya 2 poin jika berhasil memenangkan pertandingan melawan Newcastle United pada akhir pekan mendatang.

Advertisement