Riyadh – Spekulasi mengenai masa depan Cristiano Ronaldo di Al Nassr semakin memanas menyusul aksi mogok main yang dilakukannya. Jika memutuskan hengkang, bintang asal Portugal itu disebut memiliki klausul pelepasan senilai 50 juta Euro atau setara dengan hampir Rp 1 triliun.
Ronaldo Mogok Main Kedua Kalinya
Ronaldo dikabarkan kembali absen dalam pertandingan Al Nassr melawan Al Ittihad pada Sabtu (07/02/2026) dini hari. Ini merupakan aksi mogok main kedua bagi pemain berusia 41 tahun tersebut, setelah sebelumnya juga tidak bermain saat Al Nassr menghadapi Al Riyadh di awal pekan ini.
Absennya Ronaldo diduga dipicu oleh kekecewaannya terhadap Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, yang dianggapnya melakukan pilih kasih terhadap klub-klub yang dimilikinya.
Kekecewaan Ronaldo Terhadap PIF
PIF, sebagai pengelola dana kekayaan Arab Saudi, memiliki empat klub raksasa di Liga Pro Saudi, yaitu Al Nassr, Al Ittihad, Al Ahli, dan Al Hilal. Cristiano Ronaldo merasa bahwa PIF tidak memberikan investasi yang cukup bagi Al Nassr untuk mendatangkan pemain bintang, berbeda dengan Al Hilal yang terus berbelanja pemain top, termasuk mendaratkan Karim Benzema.
Ketidakadilan dalam alokasi investasi inilah yang disebut membuat Ronaldo, yang merupakan topskor Liga Champions di Eropa, merasa kesal dan memilih untuk mogok main.
Masa Depan Abu-abu di Al Nassr
Meskipun baru saja menandatangani kontrak baru hingga 2027, masa depan Ronaldo di Al Nassr kini menjadi abu-abu. Menurut laporan dari Athletic, terdapat klausul pelepasan senilai 50 juta Euro yang memungkinkan klub peminat untuk mendatangkannya jika bersedia menebusnya.
Sumber di Al Nassr sendiri tidak dapat memprediksi situasi sang bintang di klub. Sejak bergabung pada tahun 2022, Ronaldo telah mencetak lebih dari 100 gol untuk Al Nassr dan masih berambisi menembus 1.000 gol sepanjang kariernya, dengan hanya 39 gol tersisa.
Namun, hingga kini, Cristiano Ronaldo belum berhasil mempersembahkan gelar liga untuk Al Nassr. Saat ini, Al Nassr menempati peringkat kedua klasemen Saudi Pro League, tertinggal dari Al Hilal.






