Cristiano Ronaldo dilaporkan melakukan mogok bermain untuk klubnya, Al Nassr, dalam pertandingan terakhir melawan Al Riyadh pada Senin (2/2). Meskipun Al Nassr berhasil meraih kemenangan 1-0 tanpa kehadirannya, keputusan Ronaldo untuk tidak bermain diduga kuat dipicu oleh ketidakpuasannya terhadap aktivitas klub di bursa transfer musim dingin Januari 2026.
Kekecewaan di Bursa Transfer
Kekecewaan Ronaldo tampaknya berasal dari perbandingan dengan klub-klub lain yang juga berada di bawah kepemilikan PIF (Public Investment Fund). Al Ittihad, Al Hilal, dan Al Ahli dilaporkan aktif dalam mendatangkan pemain bintang, sementara Al Nassr hanya berhasil mengamankan satu pemain baru, yaitu Haydeer Abdulkareem, seorang gelandang muda dari Irak. Situasi ini semakin terasa ketika Al Hilal berhasil merekrut Karim Benzema, yang sebelumnya bermain untuk Al Ittihad. Al Hilal saat ini memuncaki klasemen Saudi Pro League, hanya unggul satu poin dari Al Nassr yang berada di posisi kedua.
Poster Ejekan di Jalanan Riyadh
Di tengah situasi yang memanas ini, sebuah laporan dari The Sun mengungkap adanya poster-poster yang dipasang di sudut-sudut jalanan kota Riyadh. Poster tersebut berisi nada ejekan terhadap Cristiano Ronaldo, menampilkan fotonya yang sedang berusaha menahan tangis. Teks pada poster itu berbunyi, “Ini adalah seorang pria berusia empat puluh tahun yang sedang mengalami kesulitan menahan tangis, dan keluarganya sedang mencarinya.” Belum diketahui siapa pihak yang bertanggung jawab di balik pemasangan poster-poster provokatif tersebut.
Meskipun demikian, Cristiano Ronaldo tetap menjadi salah satu pesepakbola dengan bayaran tertinggi di dunia, dengan estimasi gaji tahunan mencapai Rp 3,3 triliun. Sejak kedatangannya pada tahun 2023, Al Nassr memang telah berupaya memperkuat timnya dengan mendatangkan sejumlah pemain Eropa. Namun, drama yang melibatkan Ronaldo dan klub tampaknya masih terus berlanjut, menimbulkan pertanyaan mengenai masa depan kerja sama mereka.






