Pemerintah Kabupaten Bogor tengah melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan di wilayahnya. Langkah ini diambil menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan.
Inventarisasi Titik Kerusakan
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan bahwa seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di 40 kecamatan telah ditugaskan untuk mendata setiap titik jalan yang berlubang. Salah satu area yang menjadi perhatian khusus adalah jembatan Sentul Kandang Roda, yang sebelumnya telah menjalani pemeliharaan.
“Jalan yang mengalami kerusakan, kita sudah lakukan beberapa perencanaan-perencanaan. Salah satunya yang agak cukup ramai dan di banyak keluhan dari masyarakat adalah jembatan Sentul Kandang Roda yang kemarin sempat dilakukan pemeliharaan,” ujar Rudy Susmanto, Jumat (30/1/2026).
Ia menambahkan, “Kami seluruh ruas jalan yang berlubang, semua UPT sudah melakukan inventarisir di tiap titik lokasi di 40 kecamatan.”
Perbaikan Ditunda Hingga Cuaca Membaik
Rudy menjelaskan bahwa perbaikan jalan rusak tersebut akan dilakukan setelah musim hujan berakhir. Keputusan ini diambil mengingat kondisi cuaca yang saat ini diguyur hujan setiap hari.
“Maka pada saat cuaca membaik, kita akan melakukan pemeliharaan pengaspalan. Walaupun hari ini kita lakukan pengaspalan, hanya membahagiakan masyarakat sesaat. Yang tadinya ramai di media sosial, diaspal, tetapi pada saat kena air, musuhnya aspal itu kan air,” ungkapnya.
Menurut Rudy, pengaspalan yang dilakukan saat kondisi hujan tidak akan bertahan lama. Ia memohon pengertian masyarakat untuk memberikan waktu agar perbaikan dapat dilaksanakan dengan optimal.
“Kami mohon waktu bersabar agar beberapa ruas jalan yang akan kami perbaiki, baik itu pemeliharaan maupun pembangunan ulang, maka dalam waktu dekat kita akan sebenarnya lakukan prioritas pelaksanaan,” ucapnya.
Faktor Penyebab Kerusakan Jalan
Lebih lanjut, Rudy Susmanto mengidentifikasi beberapa faktor yang menyebabkan banyaknya jalan di Kabupaten Bogor mengalami kerusakan. Salah satunya adalah minimnya kelengkapan drainase atau saluran air yang memadai di beberapa titik jalan.
“Banyak mengelupas di beberapa ruas, kenapa mengelupas? Karena infrastruktur jalan kita tidak semuanya dilengkapi drainase yang baik. Nah inilah tujuan kita ke depan, kita tata bersama-sama, kita perbaiki bersama-sama, semua dapat realisasi dengan baik, semua dapat realisasi dengan cepat, kalau ada partisipasi peran aktif dari seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkasnya.






