GROBOGAN, Jawa Tengah – Keunikan Api Abadi Mrapen yang berlokasi di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kini tak lagi dapat disaksikan. Sumber api yang menjadi daya tarik wisata tersebut dilaporkan telah padam sejak awal tahun 2026, menimbulkan kekecewaan bagi sejumlah pengunjung yang telah merencanakan perjalanan jauh untuk melihatnya.
Kekecewaan Pengunjung
Sejumlah wisatawan yang datang dengan harapan menyaksikan fenomena alam langka ini harus pulang dengan tangan hampa. Aziz (31), salah seorang pengunjung yang datang dari Kota Semarang, mengaku terkejut mendapati api tersebut tidak menyala saat tiba di lokasi. Ia menempuh perjalanan sekitar 2,5 jam dari Gunungpati, Semarang, bersama keluarganya.
“Perjalanan tadi sekitar 2,5 jam dari Gunungpati, Semarang. Pas sampai sini lha kok apinya mati. Padahal mumpung libur, pengen ngelihatin api yang nyala ke anak, tapi malah mati,” ujar Aziz kepada wartawan di lokasi, Minggu (1/2/2026), seperti dilansir detikJateng. Aziz menambahkan bahwa ia tidak menerima informasi sebelumnya mengenai kondisi api yang sedang padam.
Kekecewaan serupa juga dirasakan oleh Maryam (45), yang datang bersama rombongan berjumlah puluhan orang dari Blora. Rombongan ini menjadikan Api Abadi Mrapen sebagai salah satu tujuan dalam rangkaian ziarah wali.
“Di sini mampir lihat api sama ke peninggalannya Sunan Kalijaga. Kecewa juga pas tahu apinya mati, jadi fotonya kurang bagus,” tutur Maryam.
Penjelasan Pengelola
Menanggapi kondisi tersebut, Penata Layanan Operasional Api Abadi Mrapen, Annas Rofiqi, memberikan penjelasan. Menurutnya, api abadi tersebut telah padam sejak tanggal 1 Januari 2026.
“Kemarin 1 Januari tepatnya itu jam 07.00 WIB pagi saya cek ke sini, kondisinya sudah padam. Padahal malamnya jam 23.00 WIB itu masih hidup,” terang Annas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti padamya api abadi tersebut atau kapan api tersebut akan kembali menyala.






