JAKARTA – Kepergian komedian Mpok Alpa meninggalkan duka mendalam bagi Ajie Darmaji, suaminya. Kini, Ajie memikul tanggung jawab ganda sebagai ayah dan ibu bagi kedua anak kembar mereka, Raffa dan Raffi. Di tengah kesedihan, Ajie berupaya bangkit, mengurus keluarga sekaligus mencari nafkah.
Untuk membantu merawat si kembar yang masih kecil dan rentan sakit, Ajie menggunakan jasa baby sitter. “Pakai. Pakai. Apalagi kembar. Kalau lagi sakit, hari ini si abangnya sehat, besok sakit. Sekarang pun lagi tumbuh gigi,” ujar Ajie Darmaji saat ditemui di Cinere, Depok, Senin (09/02/2026).
Ajie mengaku seringkali merasa bingung ketika anak-anaknya sakit, terutama karena mereka belum bisa mengungkapkan rasa sakitnya. “Kalau anak lagi sakit kan bingung ya, sakitnya di mana, belum bisa ngomong. Dia nangis, entar diam. Kita bingung akhirnya ke dokter. Diperiksa, oh sariawan, oh tumbuh gigi. Hal-hal kayak gitu yang bikin bingung,” tuturnya.
Namun, Ajie berusaha tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi situasi sulit tersebut. “Saya berusaha untuk nggak panik. Kalau kita panik malah jadi buyar. Jadi saya bawa saja ke rumah sakit, ke dokter. Waktunya sembuh, insyaallah sembuh,” ungkapnya.
Sebagai ayah tunggal, Ajie mengakui adanya tekanan hidup. Namun, ia memilih untuk menjalaninya dengan realistis dan terus bekerja. “Kalau dibilang pusing ya pasti. Namanya manusia hidup butuh makan. Cuma saya pikir, waktu masih ada almarhum juga saya berjuang. Sekarang juga ada yang saya jalanin, saya terusin,” katanya.
Salah satu upaya Ajie untuk bertahan hidup adalah dengan mengembangkan konten di kanal YouTube almarhumah Mpok Alpa dan membuka podcast secara rutin. “Di YouTube-nya almarhum, sekarang saya buka podcast setiap seminggu sekali,” ujarnya.
Dalam podcastnya, Ajie mengangkat tema profesi-profesi unik yang jarang terekspos publik. “Yang saya hajar tuh profesi, profesi, profesi. Unik-unik profesi. Ada tukang mandiin mayat, tukang bedakin mayat, tukang gali kubur, manusia silver, tukang baso yang dari saya masih kecil,” bebernya.
Ajie menambahkan, podcast tersebut tidak hanya bertujuan mencari penghasilan, tetapi juga untuk menambah wawasan dan pelajaran hidup, terutama dari para tamu yang diundang. “Itu ilmu. Jadi nambah ilmu buat kita juga. Sampai saat ini udah jalan sampai 16 bintang tamu,” pungkas Ajie Darmaji.






