Madrid – Real Madrid mengumumkan perpisahan mengejutkan dengan pelatih tim utama, Xabi Alonso, pada Senin (11/1) malam waktu setempat atau Selasa (12/1) dini hari WIB. Keputusan ini diambil setelah Los Blancos menelan kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol 2026.
Kesepakatan Bersama Akhiri Masa Jabatan
Melalui situs resminya, Real Madrid mengonfirmasi bahwa klub dan Xabi Alonso telah mencapai kesepakatan bersama untuk mengakhiri kerja sama. “Real Madrid C. F. mengumumkan bahwa, dengan kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, memutuskan untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama,” demikian pernyataan resmi klub.
Klub juga menegaskan bahwa Alonso akan selalu dikenang sebagai legenda. “Xabi Alonso akan selalu mendapatkan kasih sayang dan penghargaan dari seluruh Madridismo karena ia adalah legenda Real Madrid dan selalu mewakili nilai-nilai klub kami. Real Madrid akan selalu menjadi rumahnya.”
Real Madrid mengucapkan terima kasih atas dedikasi Alonso dan tim teknisnya. “Klub kami mengucapkan terima kasih kepada Xabi Alonso dan seluruh tim teknisnya atas kerja keras dan dedikasi selama ini, dan mendoakan mereka sukses di tahap baru dalam hidup mereka,” tutup pernyataan tersebut.
Kekalahan di Final Piala Super Picu Perpisahan
Perpisahan ini terjadi kurang dari 24 jam setelah Real Madrid kalah 2-3 dari Barcelona dalam laga final Piala Super Spanyol yang digelar di King Abdullah Sport City Stadium, Jeddah, Arab Saudi, pada Senin (11/1) dini hari WIB. Kekalahan tersebut semakin memperlebar jarak Barcelona di puncak klasemen LaLiga, dengan keunggulan empat poin atas Real Madrid.
Xabi Alonso sendiri baru bergabung melatih Real Madrid pada musim panas tahun lalu. Selama memimpin tim, ia telah menjalani 34 pertandingan, meraih 24 kemenangan, 4 hasil imbang, dan mengalami 6 kekalahan di semua kompetisi.
(Video: Lyon Pinjam Endrick dari Real Madrid Sampai Akhir Musim)






