Manchester United memecat manajer Ruben Amorim pada Senin (5/1/2026), sehari setelah timnya bermain imbang 1-1 melawan Leeds United. Keputusan ini diambil menyusul serangkaian hasil minor dan komentar kontroversial Amorim dalam konferensi pers yang menyerang direktur klub.
Friksi Internal Terungkap
Di balik pemecatan tersebut, terungkap adanya perselisihan antara Ruben Amorim dengan bek Lisandro Martinez. Laporan dari The Athletic menyebutkan bahwa keduanya terlibat perdebatan sengit di tempat latihan. Insiden ini terjadi saat Manchester United menghadapi Crystal Palace dan West Ham.
Sumber tersebut mengindikasikan bahwa Martinez merasa diabaikan oleh Amorim. Bek asal Argentina itu, yang baru pulih dari cedera ACL, merasa sudah siap untuk kembali menjadi starter, namun justru kerap dicadangkan dalam kedua pertandingan tersebut.
Performa Manchester United Menurun
Sejak mencatatkan tiga kemenangan beruntun pada Oktober 2025, performa Manchester United mengalami penurunan signifikan. Tim berjuluk Setan Merah ini hanya mampu meraih dua kemenangan dalam tujuh pertandingan liga terakhir, sehingga berulang kali kehilangan kesempatan untuk menembus posisi empat besar klasemen.
Perlahan namun pasti, Lisandro Martinez mulai mendapatkan menit bermain lebih banyak. Ia bahkan dipercaya menjadi starter sekaligus kapten tim dalam laga Boxing Day melawan Newcastle United. Posisi ini dipertahankannya dalam dua pertandingan berikutnya melawan Wolverhampton dan Leeds United.
Darren Fletcher Sementara Tangani MU
Untuk sementara waktu, Manchester United akan ditangani oleh Darren Fletcher. Klub berencana untuk mencari kandidat manajer permanen pengganti Amorim pada bursa transfer musim panas mendatang.
Sebelumnya, Manchester United juga harus menelan pil pahit dengan cedera yang dialami Bruno Fernandes dalam pertandingan terakhir.






