Manchester United mengumumkan pemecatan manajer Ruben Amorim pada Senin (5/1/2026) sore WIB. Keputusan ini diambil setelah hasil imbang melawan Leeds United, yang memicu komentar kontroversial dari sang pelatih asal Portugal tersebut.
Rashford Bimbang Antara Barcelona dan MU
Di tengah gejolak kepelatihan, masa depan penyerang Marcus Rashford di Manchester United menjadi sorotan. Rashford, yang dipinjamkan ke Barcelona pada awal musim ini dengan opsi pembelian, sebelumnya menyatakan kebahagiaannya di klub Catalan tersebut dan keinginannya untuk bertahan.
Namun, kepergian Amorim dari Old Trafford tampaknya mengubah pertimbangan Rashford. Selama era Amorim, Rashford sempat dicap sebagai pemain yang menimbulkan perpecahan di ruang ganti.
Performa Rashford di Barcelona terbilang impresif. Dalam 18 penampilan di La Liga, ia berhasil mencetak dua gol dan memberikan tujuh assist. Penampilan apiknya ini membuatnya semakin nyaman bermain di bawah asuhan pelatih Barcelona.
Potensi Kepulangan dan Kendala Nomor Punggung
Jika Barcelona tidak menggunakan opsi pembelian permanen, Manchester United akan menjadi satu-satunya tujuan kepulangan bagi Rashford, mengingat kontraknya dengan MU masih berlaku hingga Juni 2028.
Namun, kepulangan Rashford ke Old Trafford tidak serta merta mulus. Ia harus siap mengganti nomor punggungnya, karena nomor yang biasa ia kenakan kini telah dipakai oleh Matheus Cunha.
Situasi ini menambah daftar masalah bagi Manchester United, yang baru saja mengalami kekalahan dan cedera Bruno Fernandes, seperti yang terlihat dalam video yang beredar.






