JAKARTA – Ruben Amorim memilih bungkam seribu bahasa ketika dicegat awak media di Bandara Humberto Delgado, Portugal, usai kepulangannya dari Manchester. Kepergian Amorim dari Inggris menyusul pemecatannya dari kursi pelatih Manchester United pada Senin (5/1).
Amorim Pulang Kampung
Manchester United secara resmi mengumumkan pemecatan Ruben Amorim pada Senin (5/1). Posisi pelatih kepala kemudian diisi sementara oleh Darren Fletcher, sebelum akhirnya Michael Carrick ditunjuk sebagai manajer hingga akhir musim. Tak lama setelah pemecatan tersebut, Amorim dilaporkan langsung bertolak kembali ke Portugal bersama keluarganya.
Kepulangan Amorim ke tanah kelahirannya ini mengakhiri masa singkatnya di Kota Manchester. Setibanya di Bandara Humberto Delgado, Amorim yang dikerumuni awak media hanya mampu melempar senyum tanpa memberikan komentar.
Pertanyaan Wartawan Tak Terjawab
Sejumlah pertanyaan dilontarkan oleh para jurnalis yang menunggunya di bandara. “Apakah Manchester mengecewakan?” tanya salah seorang wartawan. “Apa Anda sudah ada pekerjaan untuk melatih lagi?” sambung pertanyaan lainnya. “Apa Anda akan melatih di Portugal lagi?” timpal pertanyaan lain.
Namun, Ruben Amorim bergegas berjalan menuju keluar bandara dan tidak menjawab satu pun pertanyaan yang diajukan kepadanya. Pria berusia 40 tahun itu sebelumnya memiliki rekam jejak melatih di Portugal, termasuk bersama Braga dan Sporting CP, di mana ia berhasil meraih berbagai gelar domestik bersama Sporting.
Sejak didepak dari Manchester United, Amorim belum mengeluarkan pernyataan resmi apa pun. Sebelumnya, saat meninggalkan kediamannya di kawasan Cheshire, dekat Manchester, ia juga hanya sempat tebar senyum ketika dicegat awak media.






