Sepakbola

Profil Michael Carrick: Dari Legenda MU Menuju Nahkoda Interim Setan Merah

Advertisement

Manchester United secara resmi menunjuk Michael Carrick sebagai manajer interim klub hingga akhir musim kompetisi 2025-2026. Keputusan ini diambil menyusul serangkaian hasil yang kurang memuaskan di bawah kepelatihan sebelumnya.

Karier Gemilang Sebagai Pemain

Sebelum terjun ke dunia kepelatihan, Michael Carrick telah mengukir nama sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Inggris. Perjalanan kariernya dimulai di West Ham United, klub yang juga memberinya kesempatan debut bersama tim nasional Inggris. Namun, popularitasnya meroket saat ia berseragam Tottenham Hotspur.

Kiprahnya selama dua musim di White Hart Lane, dari tahun 2004 hingga 2006, berhasil memikat Manchester United. Klub berjuluk Setan Merah ini kemudian memboyongnya dengan mahar 14 juta Poundsterling, belum termasuk bonus-bonus yang menyertainya. Carrick menghabiskan 12 tahun penuh loyalitas di Old Trafford.

Raihan Prestasi di Manchester United

Selama membela panji Manchester United, Carrick berhasil mengoleksi total 18 trofi. Prestasi individunya meliputi lima gelar Premier League, satu Piala FA, tiga Piala Liga Inggris, dan satu trofi prestisius Liga Champions. Di kancah internasional, ia mencatatkan 34 penampilan bersama Timnas Inggris dan turut serta dalam gelaran Piala Dunia 2006 serta 2010.

Transisi ke Dunia Kepelatihan

Usai memutuskan gantung sepatu di akhir musim 2017-2018, Carrick tidak serta-merta meninggalkan Manchester United. Ia langsung bergabung dengan staf kepelatihan di bawah arahan Jose Mourinho. Ketika Mourinho dipecat pada Desember 2018, Carrick tetap bertahan dan melanjutkan perannya sebagai asisten pelatih Ole Gunnar Solskjaer.

Carrick terus mengabdikan diri di posisi tersebut hingga Solskjaer diberhentikan pada November 2021. Momen tersebut memberinya kesempatan untuk menjadi caretaker, memimpin Manchester United dalam tiga pertandingan krusial. Hasilnya cukup impresif, termasuk menahan imbang Chelsea, mengalahkan Arsenal di Premier League, dan meraih kemenangan atas Villarreal di Liga Champions.

Advertisement

Namun, kedatangan Ralf Rangnick sebagai manajer baru membuat Carrick memutuskan untuk meninggalkan klub yang telah lama dibelanya. Ia baru kembali ke dunia kepelatihan pada Oktober 2022, menerima tawaran dari Middlesbrough, tim divisi Championship.

Pengalaman di Middlesbrough

Di Middlesbrough, Carrick memimpin tim dalam 136 pertandingan. Ia berhasil meraih 63 kemenangan, 24 kali imbang, dan menelan 49 kekalahan. Capaian terbaiknya adalah membawa ‘The Boro’ finis di posisi keempat klasemen Championship pada musim 2022-2023, yang mengantarkan mereka ke babak playoff promosi ke Premier League, meskipun akhirnya gagal mewujudkan impian tersebut.

Setelah meninggalkan Middlesbrough di akhir musim lalu, Carrick sempat beralih profesi menjadi seorang pundit sebelum akhirnya kembali ke Manchester United dengan tanggung jawab yang lebih besar. Kini, ia dihadapkan pada tugas berat untuk mengembalikan Setan Merah ke jalur persaingan papan atas dan memastikan mereka kembali tampil di kancah Eropa musim depan.

Pertanyaan besar pun mengemuka: mampukah Michael Carrick membawa Manchester United meraih kesuksesan yang diharapkan?

Advertisement