Presiden terpilih Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri rapat perdana Board of Peace (Dewan Perdamaian) yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Washington DC. Wakil Ketua Komisi I DPR, Sukamta, berharap Prabowo dapat menegaskan kembali dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina dalam forum tersebut.
Dukungan untuk Palestina
Sukamta menekankan pentingnya Prabowo menyampaikan dukungan Indonesia untuk solusi dua negara yang adil dan bermartabat bagi Palestina. “Menegaskan kembali dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan penuh Palestina melalui solusi dua negara yang adil, bermartabat, dan sesuai dengan hukum internasional. Forum ini harus menjadi ruang untuk memperkuat komitmen tersebut,” kata Sukamta kepada wartawan, Selasa (17/2/2026).
Selain itu, Indonesia perlu mendorong penghentian segera kekerasan terhadap warga sipil Palestina. Sukamta menilai keamanan adalah syarat utama bagi proses perdamaian yang berkelanjutan. “Mendorong penghentian segera seluruh bentuk kekerasan dan memastikan perlindungan maksimal bagi warga sipil Palestina. Stabilitas dan keamanan merupakan prasyarat utama bagi proses perdamaian yang berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sukamta berharap rapat tersebut juga memastikan agenda rekonstruksi dan pemulihan berjalan bersamaan dengan penghormatan terhadap hak-hak rakyat Palestina. Ia menegaskan bahwa perdamaian harus didasari keadilan. “Memastikan bahwa setiap agenda rekonstruksi dan pemulihan pasca-konflik berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak-hak rakyat Palestina dan prinsip kedaulatan. Perdamaian yang kokoh harus dibangun di atas keadilan, bukan sekadar penghentian konflik sementara,” tuturnya.
Sukamta menambahkan, momentum ini harus dimanfaatkan pemerintah untuk mempertegas posisi Indonesia sebagai bangsa yang konsisten memperjuangkan perdamaian, keadilan, dan kemanusiaan. “Harapannya, pemerintah dapat memanfaatkan momentum ini untuk mempertegas posisi Indonesia sebagai bangsa yang konsisten memperjuangkan perdamaian, keadilan, dan kemanusiaan,” katanya.
Suara Indonesia di Forum Internasional
Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, senada dengan Sukamta. Ia menilai rapat Board of Peace menjadi kesempatan strategis untuk memastikan suara negara berkembang, termasuk Indonesia, terwakili secara adil dalam upaya menjaga stabilitas dunia. “Sidang perdana BoP menjadi momentum strategis untuk memastikan bahwa suara negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, dapat terwakili secara adil dalam upaya menjaga stabilitas dan perdamaian dunia,” ujar Dave.
Dave menegaskan bahwa keikutsertaan Indonesia bukan sekadar simbol, melainkan kontribusi nyata dalam membangun tata kelola perdamaian yang inklusif dan berkelanjutan. “Komisi I DPR RI memandang keikutsertaan Indonesia bukan hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai kontribusi nyata dalam membangun tata kelola perdamaian yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.
Komisi I DPR akan menjalankan fungsi pengawasan agar keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace memberikan manfaat strategis bagi kepentingan nasional. Dave berharap hal ini dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pelopor perdamaian dunia. “Akan menjalankan fungsi pengawasan sesuai tugas dan kewenangan yang dimiliki, agar keikutsertaan Indonesia dalam BoP benar-benar membawa manfaat strategis bagi kepentingan nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pelopor perdamaian dunia,” ucapnya.
Ia menambahkan, Indonesia akan terus menyuarakan pentingnya keadilan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap hukum internasional, termasuk hak bangsa Palestina. “Dalam kerangka itu, Indonesia akan terus menyuarakan pentingnya keadilan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap hukum internasional, termasuk hak bangsa Palestina,” imbuhnya.
Kunjungan Kerja Prabowo ke AS
Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Washington DC, Amerika Serikat, didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada Senin (16/2).
Dalam kunjungan ini, Prabowo dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membahas penguatan hubungan bilateral dan kerja sama strategis. Keduanya juga dikabarkan akan menandatangani pakta perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART). Selain itu, Prabowo akan menghadiri rapat perdana Board of Peace yang dijadwalkan pada 19 Februari mendatang.






