Manchester – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menyoroti aktivitas transfer besar yang dilakukan oleh tim-tim rivalnya di bursa transfer musim dingin. Ia secara sarkastis menantikan trofi dari mereka.
City Boros, Rival Adem Ayem
Manchester City menjadi tim paling boros pada bursa transfer musim dingin kali ini, setelah mendatangkan Marc Guehi dan Antoine Semenyo dengan total biaya 80 juta paun. Total belanja City di bawah asuhan Guardiola kini telah melampaui angka 2 miliar paun. Keputusan belanja agresif ini diambil menyusul performa City yang dinilai kurang konsisten di paruh pertama musim.
Sementara itu, tim-tim rival City justru cenderung adem ayem di bursa transfer Januari. Hanya Liverpool yang tercatat merekrut Jeremy Jacquet dari Lille, namun pemain tersebut baru akan bergabung musim depan. Aktivitas transfer City ini tak pelak kembali menyorot perhatian publik, dan semakin mengukuhkan label ‘chequebook manager’ bagi Guardiola, yang dianggap hanya bisa meraih kesuksesan berkat sokongan dana besar.
Guardiola Tak Pusing, Balik Sindir Rival
Menanggapi anggapan miring tersebut, Guardiola menegaskan bahwa ia tidak memusingkannya. Sebaliknya, ia justru melihat tim-tim rival City yang patut disorot karena masih kesulitan meraih trofi meskipun telah melakukan belanja besar.
“Ya, sangat bagus transfer kami bulan ini. Saya sedikit kecewa karena di daftar transfer dalam lima musim terakhir, kami cuma di posisi ketujuh dalam urusan pengeluaran bersih,” ujar Guardiola seperti dikutip dari ESPN.
Ia melanjutkan, “Saya mau jadi yang pertama. Saya tidak ngerti mengapa klub tidak mau mengeluarkan uang lebih banyak. Saya sedikit kesal dengan mereka.”
Guardiola menambahkan, “Tapi kami bisa meraih banyak trofi karena belanja besar kami, kini enam tim harus bisa juara Premier League, Liga Champions, dan Piala FA karena mereka belanja lebih besar dalam lima tahun terakhir.”
“Ini fakta, bukan opini. Anda bisa bilang itu opini, seperti Anda bilang bahwa kami main bagus atau tidak lawan Spurs – kita bisa sepakat untuk tidak sepakat,” tegasnya.
“Semoga beruntung untuk tim-tim yang punya net spend lebih besar dari kami dalam lima tahun terakhir. Ayolah, saya tunggu loh trofinya. Bagus kan kata-kata saya?” pungkasnya.






