Sepakbola

Pep Guardiola Diprediksi Tinggalkan Manchester City pada 2027, Klub Siapkan Antisipasi

Advertisement

Spekulasi mengenai masa depan Pep Guardiola di Manchester City semakin mengemuka. Kontrak sang manajer asal Spanyol bersama The Citizens akan berakhir pada tahun 2027, dan hingga kini belum ada indikasi kuat mengenai perpanjangan kerjasama. Jurnalis BBC, Sami Mokbel, bahkan menyebutkan kemungkinan Guardiola untuk hengkang pada tahun depan, yang mendorong City untuk mulai mempersiapkan diri.

City Tak Bergantung pada ‘Nama’ Guardiola

Manchester City dinilai telah berupaya menafikan pengaruh tunggal Guardiola dalam mendatangkan pemain. Meskipun memiliki pelatih sekaliber Guardiola, klub dikabarkan tidak menjadikan namanya sebagai daya tarik utama dalam proses transfer. Contohnya adalah perekrutan Antoine Semenyo dan Marc Guehi pada bursa transfer musim dingin kali ini. Kedua pemain tersebut disebut-sebut tertarik bergabung dengan City bukan semata-mata karena faktor dilatih oleh Pep Guardiola.

Stabilitas Klub di Bawah Khaldoon Al Mubarak

Kepergian Guardiola, jika benar terjadi, diperkirakan tidak akan menggoyahkan stabilitas klub. Hal ini didukung oleh peran sentral CEO Khaldoon Al Mubarak, yang memegang kendali penuh atas operasional klub. Keberhasilan dalam penunjukkan Hugo Viana sebagai pengganti Direktur Olahraga Txiki Begiristain menjadi bukti nyata. Viana terbukti mampu mendatangkan pemain berkualitas seperti Gianluigi Donnarumma, Antoine Semenyo, Tijjani Reijnders, Marc Guehi, dan Rayan Cherki.

Selain itu, Manchester City juga telah mengamankan masa depan beberapa pemain kunci melalui kontrak jangka panjang. Erling Haaland dan sejumlah pemain lainnya diproyeksikan akan tetap berada di Etihad Stadium selama 4 hingga 5 tahun ke depan.

Advertisement

Rekam Jejak Gemilang Guardiola di City

Pep Guardiola telah memimpin Manchester City sejak tahun 2016. Selama delapan tahun kepelatihannya, ia berhasil mempersembahkan 18 trofi, termasuk enam gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions. Saat ini, Guardiola berpeluang menambah koleksi trofinya menjadi 19.

Tim asuhannya baru saja mengantar The Citizens melaju ke final Piala Liga Inggris. Kemenangan 3-1 atas Newcastle di leg kedua semifinal membawa City unggul agregat 5-1. Di laga puncak, Manchester City akan berhadapan dengan Arsenal di Stadion Wembley pada 22 Maret mendatang.

Pertanyaan besar kini mengemuka, apakah Pep Guardiola akan mampu menambah satu trofi lagi bagi Manchester City sebelum masa baktinya berakhir?

Advertisement