Paul Pogba, gelandang AS Monaco, menghadapi rintangan signifikan dalam upayanya untuk kembali ke performa puncak. Setelah berhasil memenangkan banding atas kasus doping yang membuatnya absen selama 18 bulan, Pogba bergabung dengan AS Monaco pada musim panas 2025 dengan harapan besar. Ia masih menyimpan ambisi untuk kembali berlaga di lapangan hijau dan bahkan berharap bisa membela Timnas Prancis di Piala Dunia 2026.
Masalah Kebugaran dan Cedera Beruntun
Namun, realitas di lapangan tampaknya berbeda dari harapan. Media-media Prancis melaporkan bahwa Pogba masih berjuang dengan masalah kebugaran. Kondisi ini membuatnya baru tampil tiga kali sebagai pemain pengganti di Ligue 1, dengan total waktu bermain hanya 30 menit. Fisiknya belum kembali ke kondisi prima.
Situasi ini diperparah oleh rentetan cedera yang dialaminya. Pada akhir tahun 2025, Pogba mengalami masalah pada pergelangan kakinya. Memasuki awal tahun 2026, ia kembali dibekap cedera betis.
AS Monaco Tetap Bersabar
CEO AS Monaco, Thiago Scuro, mengakui bahwa proses kembalinya Paul Pogba memang membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan awal. Pihak klub menyatakan akan bersabar dalam mendukung sang pemain.
“Jelas, program untuk Paul tidak berjalan seperti yang kami harapkan di awal,” kata Scuro. “Beberapa cedera kecil di berbagai bagian tubuh menghadirkan tantangan dalam proses tersebut.”
Kontrak Paul Pogba bersama AS Monaco berlaku hingga musim panas 2027. Klub diyakini tidak akan terburu-buru melepas pemain berusia 32 tahun tersebut, meskipun performanya saat ini belum sesuai ekspektasi.






