London – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menolak keras label ‘bottlers’ atau tim pecundang yang disematkan kepada anak asuhnya. Ia menegaskan bahwa kata tersebut tidak ada dalam kamus timnya dan optimis Arsenal masih berada dalam jalur perburuan gelar juara Premier League musim 2025/2026.
Laju Arsenal Tersendat, Prediksi Juara Menguat untuk Man City
Perjalanan Arsenal di Liga Inggris mengalami hambatan pada pekan ke-27. Tim berjuluk The Gunners ini harus puas bermain imbang 2-2 melawan tim juru kunci Wolverhampton Wanderers, meskipun sempat unggul dua gol. Hasil ini membuat Arsenal mengoleksi 58 poin dan masih memuncaki klasemen sementara.
Namun, keunggulan tersebut kini hanya berjarak lima poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua dengan 53 poin. Manchester City bahkan masih memiliki satu pertandingan tunda. Jika The Citizens memenangi laga tersebut, jarak poin antara kedua tim hanya akan terpaut dua angka, membuka peluang mereka untuk menyalip Arsenal.
Prediksi bahwa Manchester City akan menjadi juara musim ini semakin menguat, bukan tanpa alasan. Sejarah persaingan kedua tim dalam beberapa musim terakhir menunjukkan dominasi City. Arsenal tercatat selalu gagal memenangi perburuan gelar Premier League dari Manchester City, bahkan ketika mereka sempat memimpin klasemen selama berbulan-bulan. Tiga musim berturut-turut, sejak 2023, Arsenal harus puas finis sebagai runner-up.
Arteta Tolak Label ‘Bottlers’, Fokus pada Pertandingan Berikutnya
Situasi ini memicu kembali komentar dari penggemar dan para pengamat sepak bola yang menilai Arsenal akan kembali gagal mempertahankan posisi puncak. Istilah ‘bottlers’, bahasa slang Inggris yang berarti pecundang, kerap dilontarkan untuk mengolok-olok Meriam London.
Menanggapi prediksi miring tersebut, Mikel Arteta memberikan tanggapan tegas. Ia menolak label ‘bottlers’ dan menegaskan fokusnya adalah membawa timnya tetap berada di puncak klasemen hingga akhir musim.
“Itu tak ada dalam kamus aku dan aku tidak melihatnya seperti itu karena aku rasa tidak ada yang berniat melakukan itu. Aku tidak akan menggunakan kata itu,” ujar Arteta, dilansir dari The Guardian, merujuk pada istilah ‘bottlers’ yang disematkan kepada Arsenal.
Arteta menambahkan, “Itu adalah opini dan perspektif individu. Anda harus menghormatinya. Itulah yang aku katakan setelah konferensi pers. Anda kehilangan dua poin melawan Wolves dengan cara pertandingan berlangsung, Anda harus menerimanya dengan lapang dada.”
Pelatih asal Spanyol itu menekankan pentingnya fokus pada laga selanjutnya. “Fokus aku adalah pertandingan selanjutnya, terbuat dari apa kami ini, apa yang kami sukai dari ini dan bagaimana kami menulis takdir kami sendiri dari sini,” tegasnya.
Sebelumnya, Arsenal berhasil menutup tahun 2025 dengan penampilan yang apik.





