Manchester United dikabarkan lebih memilih Michael Carrick untuk mengisi posisi manajer interim klub hingga akhir musim, mengalahkan Ole Gunnar Solskjaer. Keputusan ini disebut-sebut dipengaruhi oleh preferensi beberapa pemain senior yang kurang yakin dengan kepemimpinan Solskjaer.
Carrick Ungguli Solskjaer dalam Perburuan Manajer Interim
Menurut laporan Mirror, manajemen Manchester United akan mengumumkan penunjukan Carrick dalam 48 jam ke depan. Meskipun Ole Gunnar Solskjaer juga sempat menjalani wawancara untuk peran yang sama, Carrick disebut-sebut menjadi pilihan utama.
Sumber internal menyebutkan bahwa sejumlah pemain senior MU menyatakan ketidakpercayaan mereka terhadap kemampuan Solskjaer untuk memimpin tim. Sebaliknya, mereka lebih menginginkan Michael Carrick yang mengambil alih kemudi tim.
Latar Belakang Carrick dan Solskjaer di MU
Baik Carrick maupun Solskjaer adalah mantan pemain legendaris Manchester United yang juga memiliki pengalaman melatih di Old Trafford. Keduanya bahkan pernah bekerja sama, di mana Carrick menjabat sebagai asisten Solskjaer selama periode 2018 hingga 2021. Bersama-sama, mereka berhasil membawa Setan Merah bersaing di papan atas Liga Inggris dan mencapai final Liga Europa.
Setelah pemecatan Solskjaer, Carrick sempat mengambil alih sebagai manajer interim dan memimpin tiga pertandingan dengan catatan dua kemenangan dan satu hasil imbang. Pengalaman ini tampaknya menjadi nilai tambah bagi Carrick dalam persaingan memperebutkan posisi manajer tetap, menggantikan Ruben Amorim yang dipecat awal tahun ini.
Fokus ke Liga Inggris
Saat ini, Manchester United dilatih sementara oleh Darren Fletcher, mantan rekan setim Carrick. Fletcher telah memimpin dua pertandingan dengan hasil sekali kalah dan sekali imbang. Kekalahan terbaru MU terjadi saat disingkirkan Brighton & Hove Albion di babak ketiga Piala FA 2025/2026 pada Minggu (11/1).
Jika penunjukan Carrick resmi dilakukan, fokus utamanya bersama Bruno Fernandes dan rekan-rekannya adalah mengamankan posisi di Liga Inggris.






