Manajer interim Manchester United, Michael Carrick, angkat bicara mengenai komentar kontroversial pemilik saham minoritas klub, Sir Jim Ratcliffe, terkait isu imigran. Ratcliffe sebelumnya menuai kecaman setelah menyebut Inggris telah dijajah oleh pendatang yang berdampak pada kondisi ekonomi negara.
Komentar Ratcliffe dan Reaksi Publik
Pernyataan Sir Jim Ratcliffe tersebut sontak memicu kemarahan dari berbagai kalangan. Tokoh publik seperti Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, hingga para penggemar Manchester United (MU) turut mengecam keras komentar tersebut. Menanggapi gelombang kritik, Ratcliffe belakangan berupaya meluruskan pernyataannya.
Tanggapan Michael Carrick
Dalam konferensi persnya, Carrick ditanya mengenai pandangannya terhadap komentar sang pemilik. Ia menekankan bahwa Manchester United senantiasa menjunjung tinggi nilai keberagaman dari berbagai latar belakang. Carrick menyatakan bahwa klub telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait hal ini.
“Sir Jim Ratcliffe telah membuat pernyataan, dan klub juga telah membuat pernyataan sebagai tanggapan, jadi bagi saya untuk menambahkan hal itu bukanlah tempat saya,” ujar Carrick, mengutip dari Daily Mail.
Advertisement
Lebih lanjut, Carrick menambahkan, “Yang bisa saya katakan adalah, sebagai seseorang yang telah berada di klub ini selama bertahun-tahun, kami selalu memberikan dampak besar secara global. Kami sangat bangga dengan lingkungan dan budaya yang kami miliki di klub ini, dan kesetaraan, keragaman, serta rasa hormat antar sesama adalah hal yang kami usahakan untuk diterapkan setiap hari.”
Isu Imigran yang Sensitif
Komentar Ratcliffe menjadi sorotan tajam di Inggris mengingat isu imigran merupakan salah satu isu yang sangat sensitif dan berpotensi memecah belah masyarakat. Selain itu, Ratcliffe juga sempat dikecam karena keputusannya pindah ke Monaco yang diduga untuk menghindari kewajiban pajak di Inggris.






