Inter Milan menunjukkan mentalitas juara saat menjamu Pisa di Stadion San Siro, Milan, pada Sabtu (23/1/2026) dini hari WIB. Tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri bangkit dan menghancurkan Pisa dengan skor telak 6-2 dalam lanjutan Liga Italia.
Babak Pertama yang Mengejutkan
Pertandingan dimulai dengan tidak sesuai harapan Inter Milan. Pisa berhasil mencuri keunggulan di menit ke-11 melalui Stefano Moreo, memanfaatkan kesalahan kiper Yann Sommer yang mencoba melakukan umpan dari belakang. Moreo kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-23, kali ini melalui sundulan yang kembali menggetarkan jala gawang Inter.
Namun, Inter Milan tidak tinggal diam. Tiga gol balasan berhasil dicetak sebelum jeda melalui Piotr Zielinski, Lautaro Martinez, dan Pio Esposito, membalikkan keadaan menjadi 3-2 untuk keunggulan tuan rumah.
Dominasi Penuh di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Inter Milan semakin menunjukkan superioritasnya. Federico Dimarco, Ange Yoan Bony, dan Henrikh Mkhitaryan masing-masing menyumbangkan gol, mengunci kemenangan telak 6-2 bagi Inter.
Chivu Bela Sommer, Puji Reaksi Tim
Usai pertandingan, pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, angkat bicara mengenai performa timnya, termasuk blunder yang dilakukan kiper Yann Sommer. Chivu membela sang kiper dan justru memuji reaksi luar biasa timnya setelah tertinggal dua gol.
“Itu kesalahan saya karena saya yang meminta kiper untuk melakukan hal tertentu. Terkadang saya bikin Yann malah kesulitan,” ujar Chivu kepada DAZN. Ia menambahkan, “Kemudian mereka mencetak gol dari bola mati. Setelahnya, kami menunjukkan kelas dan terus menekan dengan kualitas dan intensitas, dan kami membalikkan keadaan.”
Chivu menekankan pentingnya sikap mental tim dalam menghadapi situasi sulit. “Attitude yang terpenting, terkadang Anda menderita, tetapi yang terpenting adalah bagaimana Anda bereaksi. Saya pikir kami melakukannya dengan sangat baik.”
“Kami bisa saja runtuh, tapi tim tetap melakukan tugasnya. Satu-satunya penyesalan kami adalah tidak menjadikan skor 4-2 lebih cepat, tapi di akhir-akhir. Tapi salut untuk para pemain, mereka memberikan segalanya untuk membuat musim ini kompetitif dan menunjukkan kami bekerja untuk mencapai tujuan kami,” ungkap Chivu.
Posisi Klasemen Semakin Kokoh
Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Inter Milan di puncak klasemen Liga Italia dengan raihan 52 poin dari 22 pertandingan. Mereka kini unggul 6 poin dari rival terdekatnya, AC Milan. Sementara itu, Pisa masih tertahan di dasar klasemen dengan 14 poin.






