Sepakbola

Mbappe Bantah Main di El Clasico Demi Selamatkan Xabi Alonso

Advertisement

Kylian Mbappe membantah rumor yang menyebutkan bahwa keputusannya untuk bermain di final Piala Super Spanyol melawan Barcelona didorong oleh keinginan untuk menyelamatkan posisi Xabi Alonso sebagai pelatih Real Madrid. Mbappe menegaskan bahwa ia hanya ingin kembali bermain setelah pulih dari cedera.

Cedera dan Comeback Mbappe

Superstar Real Madrid itu mengalami cedera lutut jelang Natal lalu. Akibatnya, Mbappe absen dalam pertandingan melawan Real Betis di lanjutan Liga Spanyol dan melewatkan semifinal Piala Super Spanyol kontra Atletico Madrid. Ia kemudian menyusul tim ke Jeddah dan comeback sebagai pemain pengganti di laga final melawan Barcelona.

Namun, penampilan cameo Mbappe tidak mampu menghindarkan Madrid dari kekalahan dengan skor 2-3. Sehari setelah pertandingan tersebut, Xabi Alonso diberhentikan dari jabatannya sebagai pelatih Los Blancos.

Rumor L’Equipe dan Bantahan Mbappe

Muncul sebuah rumor dari media top Prancis, L’Equipe, yang mengaitkan pemecatan Alonso dengan performa di final Piala Super. Laporan tersebut menyebutkan bahwa Mbappe mengetahui nasib Alonso akan bergantung pada hasil pertandingan tersebut. Akibatnya, Mbappe dikabarkan mengabaikan saran medis untuk beristirahat hingga akhir Januari demi menyembuhkan cedera lututnya.

Dalam konferensi pers jelang laga Liga Champions antara Madrid melawan Monaco, Mbappe angkat bicara mengenai rumor tersebut. Penyerang berusia 28 tahun itu menegaskan bahwa comeback-nya di El Clasico tidak ada hubungannya dengan situasi Xabi Alonso.

Advertisement

“Apakah aku harus mengomentari semua yang dikatakan jurnalis di Prancis? Aku pergi karena aku selalu ingin bermain di setiap pertandingan. Apakah aku bermain bagus atau tidak, aku tidak tahu, tapi begitulah aku,” cetus Kylian Mbappe di AS.

Mbappe menambahkan bahwa ia selalu mengambil kesempatan untuk bermain jika ada. “Jika aku punya kesempatan bermain di setiap pertandingan, aku akan mengambilnya. Kami toh sudah membuat sebuah rencana untuk comeback di Piala Super, dan itu memang tidak memungkinkan saat melawan Atletico.”

Ia juga mengungkapkan kesedihannya karena tidak bisa bermain di semifinal. “Saat itu aku sangat sedih, dan aku tidak siap untuk bermain di final tapi pelatih memintaku untuk datang dan mendukung tim. Aku berusaha bermain sebaik mungkin yang kubisa. Namun, hal itu tidak berjalan dengan baik karena kami tidak menang, dan sekarang aku kembali. Untuk melakukan semuanya dengan benar,” pungkas Mbappe.

Advertisement