Bek kiri Liverpool, Andy Robertson, menghadapi ketidakpastian mengenai kelanjutan kariernya di Anfield. Dengan sisa kontrak hanya lima bulan lagi, masa depan pemain asal Skotlandia itu bersama The Reds masih menjadi tanda tanya besar.
Kontrak Menipis, Menit Bermain Berkurang
Robertson telah membela Liverpool selama hampir satu dekade. Namun, kedatangan Milos Kerkez pada bursa transfer musim panas lalu tampaknya memengaruhi menit bermainnya. Musim ini, Robertson baru tampil sebanyak 20 kali dengan total 1091 menit di lapangan, rata-rata hanya 55 menit per laga. Catatan ini merupakan yang terendah selama ia berseragam merah-merah.
Situasi ini memicu spekulasi mengenai kemungkinan Robertson tidak akan memperpanjang masa baktinya di Liverpool, terutama dengan adanya proyeksi Kerkez sebagai penggantinya di masa depan.
Robertson Menunggu Keputusan Akhir Musim
Menanggapi spekulasi tersebut, Robertson memilih untuk bersikap tenang dan menunggu hingga akhir musim untuk membuat keputusan. Ia mengaku telah melakukan pembicaraan dengan pihak klub, namun detailnya masih dirahasiakan.
“Kita lihat saja apa yang akan terjadi. Kami sudah bicara kok tapi itu biar jadi rahasia kami. Saya sudah bicara dengan klub dan kita lihat seperti apa ke depannya,” ujar Robertson seperti dikutip dari ESPN.
Ia menambahkan, keinginan untuk tetap bertahan di Liverpool sangat besar, namun ia menyadari bahwa keputusan tersebut tidaklah mudah. “Tentu saja saya ingin bertahan di Liverpool, tapi tidak mudah. Saya punya sisa kontrak lima bulan dan kami harus melihat apakah akan bertahan atau tidak. Saya akan bicara dengan keluarga dan memutuskan itu,” sambungnya.
Fokus pada Momen dan Rencana Jangka Panjang
Setelah melalui musim panas yang dianggapnya ‘stres’, Robertson kini fokus untuk menikmati setiap momen yang ada sebagai pemain Liverpool. Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya karena berhasil membawa Skotlandia lolos ke Piala Dunia, sebuah pencapaian yang memberinya kelegaan.
“Saya ingin melihat rencana saya dan keluarga ke depannya,” tutupnya, mengindikasikan bahwa pertimbangan keluarga akan menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusannya.






