Manchester City menargetkan gelar juara Carabao Cup musim ini sebagai suntikan moral untuk menyaingi Arsenal dalam perburuan gelar Liga Inggris. Ambisi tersebut akan diuji dalam laga semifinal melawan Newcastle United yang dijadwalkan pada Rabu (14/1/2026) dini hari WIB di St James’ Park.
Duel Berat di Kandang Juara Bertahan
Pertandingan ini diprediksi tidak akan mudah bagi Manchester City. Mereka akan menghadapi Newcastle United yang bermain di kandang sendiri dan berstatus sebagai juara bertahan Carabao Cup.
Pentingnya Gelar Piala Liga untuk Pep Guardiola
Manchester City terakhir kali mengangkat trofi Carabao Cup pada tahun 2021. Manajer The Citizens, Pep Guardiola, menegaskan betapa pentingnya gelar ini untuk membangkitkan semangat juang timnya dalam perebutan titel Premier League.
Guardiola mengenang kesuksesannya di musim 2018, di mana ia pertama kali meraih gelar Liga Inggris bersama Manchester City setelah sebelumnya sukses menjuarai Carabao Cup di awal tahun. Pengalaman ini menjadi bukti bahwa gelar piala domestik dapat menjadi batu loncatan penting.
Saat ini, Manchester City tertahan di peringkat kedua klasemen Premier League dengan mengoleksi 43 poin, tertinggal enam angka dari pemuncak klasemen, Arsenal.
“Jika Anda ingin memenangkan liga tahun itu atau apa pun, itu bukan hal yang besar, tetapi itu membantu. Itu membantu dengan fakta bahwa OK, kami memenangkan satu gelar, kami memenangkan sesuatu,” ujar Guardiola jelang laga Newcastle vs Man City.
Advertisement
Lebih lanjut, Guardiola menekankan bahwa kemenangan dalam sebuah turnamen bukan hanya soal mengangkat trofi, melainkan juga tentang membangun kesadaran diri dan keyakinan bahwa tim mampu meraihnya.
“Ini bukan hanya tentang mengangkat trofi, tetapi lebih untuk kesadaran diri dan OK, kami menang. Kami mampu melakukannya. Ketika Anda menang, itu membantu untuk memenangkan lebih banyak lagi,” tambahnya.
“Bukan sebagai rutinitas, tapi oke, kami sudah melakukannya. Seorang pemain berkata, ‘Jika saya sudah meraih gelar, saya bisa melakukannya lagi,” tegasnya.
Kutipan tersebut menegaskan filosofi Guardiola yang melihat gelar Carabao Cup sebagai momentum penting untuk membangun mentalitas juara yang berkelanjutan di timnya.





