AC Milan berhasil mengamankan tiga poin krusial dari markas Como dalam lanjutan Serie A. Namun, kemenangan 3-1 di Giuseppe Sinigaglia stadium, Jumat (16/1/2026) dini hari WIB, ini tak lepas dari penampilan gemilang kiper Mike Maignan yang menjadi benteng terakhir pertahanan Rossoneri.
Milan Nyaris Dipermalukan Como
Pertandingan baru berjalan sepuluh menit, Milan sudah tertinggal. Tandukan Marc-Oliver Kempf berhasil merobek jala gawang tim tamu. Milan baru bisa menyamakan kedudukan di menit akhir babak pertama melalui eksekusi penalti Christopher Nkunku, membuat skor imbang 1-1 saat turun minum.
Di babak kedua, AC Milan baru menunjukkan dominasinya. Dua gol tambahan dari Adrien Rabiot pada menit ke-55 dan 88 memastikan kemenangan 3-1 untuk Milan. Tiga poin ini membuat Milan kokoh di posisi kedua klasemen Serie A, menjaga jarak tiga angka dari pemuncak klasemen, Inter Milan.
Maignan Jadi Man of The Match
Kemenangan ini diraih dengan tidak mudah. Como tampil agresif sejak awal pertandingan, terbukti dengan delapan tembakan tepat sasaran dari total 18 percobaan. Sebaliknya, Milan hanya mampu melepaskan empat tembakan ke gawang dari tujuh kesempatan.
Di bawah mistar gawang, Mike Maignan tampil luar biasa dengan melakukan delapan penyelamatan gemilang. Penampilan Maignan menjadi faktor penentu yang mencegah Milan pulang dengan kekalahan telak.
“Setelah kebobolan, kami kurang solid dan malah mengambil banyak risiko dalam mengantisipasi bola-bola terobosan mereka. Maignan berhasil menyelamatkan kami,” ujar pelatih Milan Massimiliano Allegri seperti dikutip dari Football Italia.
Maignan sendiri menyoroti penyelamatan atas tandukan Lucas Da Cunha dari jarak dekat sebagai momen paling krusial baginya dalam laga tersebut.
“Saya rasa save terbaik saya adalah saat menepis peluang Da Cunha,” papar Maignan. “Kami tahu bahwa ini adalah malam luar biasa bagi Milan dengan atmosfer seperti ini. Kami kesulitan, kami menghabiskan banyak energi, dan semua ditumpahkan di lapangan,” sambungnya.
Musim ini, Maignan telah tampil dalam 19 pertandingan Serie A, mencatatkan delapan clean sheet dan kebobolan 18 kali.






