Paris Saint-Germain kembali merasakan getir kekalahan di Liga Champions. Kali ini, tim asal Prancis itu takluk 3-1 dari Sporting CP di Estadion Jose Alvalade, Lisbon, pada Rabu (21/1/2026) dini hari WIB. Ironisnya, dua dari tiga gol kemenangan Sporting diborong oleh pemain bernama Luis Suarez, yang kembali menjadi momok bagi raksasa Ligue 1 tersebut.
Suarez ‘Kembar’ Jadi Mimpi Buruk PSG
Kehadiran Luis Suarez di kubu Sporting CP seolah membangkitkan memori pahit bagi Paris Saint-Germain. Penyerang berusia 28 tahun asal Kolombia itu sukses mencetak dua gol, sementara satu gol balasan PSG hanya mampu disumbangkan oleh Khvicha Kvaratskhelia. Bagi PSG, dibobol oleh pemain bernama Suarez kembali menjadi bahan ledekan, mengingat sejarah kelam mereka dengan striker legendaris Barcelona, Luis Suarez.
Luis Suarez yang pernah membela Barcelona, Ajax, dan Liverpool, dikenal sebagai momok menakutkan bagi PSG. Dalam lima pertemuan sebelumnya, ‘El Pistolero’ tercatat mampu mencetak 4 gol dan 2 assist. Salah satu gol ikoniknya tercipta dalam laga remontada Barcelona di Camp Nou, yang membuat PSG terpuruk dengan kekalahan agregat 1-6 dan tersingkir dari perempatfinal Liga Champions musim 2016/2017.
Kini, Luis Suarez yang berbeda, namun dengan nama yang sama, kembali membuat PSG bertekuk lutut di Portugal. Penyerang Sporting CP tersebut sukses membenamkan Ousmane Dembele dkk, mengingatkan publik akan ‘pawang’ yang selalu merepotkan klub ibu kota Prancis itu.
Posisi Klasemen yang Terancam
Kekalahan ini berdampak langsung pada posisi Paris Saint-Germain di klasemen Liga Champions. PSG kini tertahan di peringkat kelima dengan raihan 13 poin. Sporting CP sendiri membuntuti di posisi keenam dengan jumlah poin yang sama, namun kalah selisih gol.
Pertandingan ini menjadi pengingat bahwa Liga Champions selalu menyimpan kejutan, dan nama Luis Suarez, dalam dua wujud berbeda, terus menghadirkan cerita tersendiri bagi Paris Saint-Germain.






