Kedatangan megabintang sepak bola Lionel Messi ke Inter Miami tidak hanya membawa dampak instan pada prestasi klub di lapangan hijau, tetapi juga memberikan berkah finansial yang luar biasa. Sejak bergabung pada musim panas 2023, Inter Miami mengalami lonjakan pendapatan yang signifikan, mengubah statusnya dari tim dengan pendapatan terendah menjadi yang tertinggi di Major League Soccer (MLS).
Pendapatan Meroket Tajam
Sebelum kehadiran Messi, pendapatan tahunan Inter Miami dilaporkan hanya mencapai 56 juta USD, atau setara dengan Rp 947 miliar. Angka ini menempatkan klub sebagai tim dengan pendapatan paling minim di liga. Namun, situasi berbalik 180 derajat setelah Messi bergabung.
Pada musim keduanya bersama klub, pendapatan Inter Miami melonjak drastis hingga mencapai 200 juta USD, atau sekitar Rp 3,3 triliun. Peningkatan pendapatan ini tidak lepas dari berbagai faktor, termasuk masuknya sponsor-sponsor baru yang tertarik dengan daya tarik global Messi.
Prestasi di Lapangan Hijau
Selain mendatangkan keuntungan finansial, Messi juga telah mempersembahkan sejumlah trofi bersejarah bagi Inter Miami. Pemain berusia 38 tahun itu berhasil membawa klub meraih gelar MLS pada tahun 2024, menyusul keberhasilan menjuarai Leagues Cup pada tahun 2023.
Secara individu, Messi telah mengukir statistik impresif dengan mencetak total 77 gol dan 44 assist dari 88 pertandingan yang telah dijalaninya bersama Inter Miami. Dengan sisa kontrak dua tahun ke depan, publik menantikan sejauh mana Lionel Messi akan membawa klub milik David Beckham ini meraih kesuksesan finansial dan trofi lebih banyak.






