Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan gelandang muda Dro Fernandez yang menolak untuk bertahan di klub. Fernandez kini telah resmi berseragam Paris Saint-Germain (PSG) dengan kontrak hingga 2030, setelah PSG dikabarkan merogoh kocek 6 juta euro untuk biaya transfernya.
Flick Kecewa, Laporta Terkejut
Keputusan Dro Fernandez untuk hengkang juga disebut membuat pelatih Barcelona, Hansi Flick, merasa kesal. Flick dikabarkan menaruh harapan besar pada pemain berdarah Filipina tersebut untuk dapat bersinar di Camp Nou.
“Dia mengumumkan untuk tidak akan melanjutkan, yang mengejutkan saya. Ini situasi yang tidak menyenangkan,” ujar Laporta, mengutip dari AS.
Kepindahan Fernandez ke PSG tampaknya tidak lepas dari peran pelatih Luis Enrique, yang merupakan jebolan Barcelona. Keduanya juga diketahui berada di bawah naungan agen yang sama, De la Pena & Sostres, yang mempermudah kolaborasi antara pemain dan pelatih.
Kesepakatan yang Berubah
Laporta membeberkan bahwa klub sempat memiliki kesepakatan dengan Fernandez untuk perpanjangan kontrak saat usianya menginjak 18 tahun. Namun, kesepakatan tersebut urung terlaksana.
“Kami padahal percaya dapat menyelesaikan situasi ini seperti yang direncanakan semula. Itu mengejutkan. Kami memiliki kesepakatan agar dia memperpanjang kontrak saat usianya 18 tahun, kemudian agennya mengatakan dia telah berubah pikiran. Anehnya, agennya bilang kalau kami tidak dapat menghormati apa yang telah disepakati,” ungkap Laporta.
Perjalanan Karier Singkat di Barca
Dro Fernandez merupakan lulusan akademi sepakbola Barcelona, La Masia. Pada Juli 2025, ia dipromosikan ke tim utama untuk tur pramusim di Jepang dan Korea Selatan di bawah arahan Hansi Flick.
Debut seniornya bersama Barcelona terjadi pada 28 September dalam kemenangan 2-1 atas Real Sociedad. Sebulan kemudian, tepatnya 21 Oktober, ia melakoni debut Liga Champions dan menyumbang assist dalam kemenangan 6-1 atas Olympiakos.
Sepanjang musim 2025/2026, Dro Fernandez tercatat tampil sebanyak lima kali untuk Barcelona, dengan dua kali sebagai starter dan tiga kali masuk dari bangku cadangan.






