Sepakbola

Kiper Brentford: Kepergian Diogo Jota Buat Musim Liverpool Tak Lagi Penting

Advertisement

Kiper Brentford, Caoimhin Kelleher, menilai bahwa kepergian tragis Diogo Jota telah memengaruhi performa Liverpool musim ini, membuat hasil di lapangan tidak lagi menjadi prioritas utama.

Tragedi Jota dan Dampaknya pada Liverpool

Diogo Jota, yang merupakan pilar penting Liverpool termasuk saat memenangi Premier League musim lalu, meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di Spanyol pada Juli 2025 di usia 28 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi klub dan para penggemarnya.

Meskipun Liverpool telah melakukan belanja pemain besar-besaran di bursa transfer musim panas, performa tim justru melorot. Saat ini, mereka tertahan di urutan keenam klasemen sementara Liga Inggris, tertinggal 14 poin dari pemuncak klasemen, Arsenal. Situasi ini membuat manajer Arne Slot kerap menjadi sorotan.

Pandangan Kelleher tentang Kesulitan Move On

Kelleher, yang hingga musim lalu masih berseragam Liverpool, memahami bahwa rekan-rekan setimnya di Anfield menghadapi kesulitan untuk segera bangkit dari tragedi tersebut. Ia menekankan bahwa ekspektasi publik untuk melupakan duka dan fokus pada performa sepak bola tidaklah realistis.

“Jelas, sepak bola adalah olahraga besar dan orang-orang memiliki opini, dan itu wajar. Publik mengharapkan Anda untuk segera melupakan hal itu, namun saya rasa itu tidak terjadi,” ujar Kelleher kepada The Independent, Jumat (6/2/2026).

Advertisement

Ia menambahkan, “Saya merasa agak aneh dan kesulitan saat mendengar orang-orang berbicara tentang para pemain Liverpool dan penampilan mereka, karena saya rasa musim ini bahkan tidak penting lagi dari aspek sepak bola bagi mereka.”

Pengalaman Pribadi dan Keputusan Pindah

Kelleher mengaku masih menjalin komunikasi dengan beberapa pemain Liverpool dan memiliki banyak teman baik di sana. Ia menyadari bahwa ini adalah masa yang sangat sulit bagi mereka, dengan keadaan yang mungkin tidak sepenuhnya dipahami oleh orang luar.

“Tapi mungkin sedikit lebih mudah bagi saya, karena sudah jauh dari sana, dan tidak di dekat situasi itu setiap hari. Dari aspek individu, bagi saya untuk pergi dan bermain di tim utama jelas keputusan yang tepat, terlepas dari tragedi yang terjadi,” jelasnya.

Advertisement