Sepakbola

Juventus Tak Mau Perdebatkan Penalti Kontroversial Atalanta di Coppa Italia

Advertisement

Kekalahan Juventus di perempat final Coppa Italia diwarnai oleh keputusan penalti yang dianggap kontroversial untuk Atalanta. Namun, kubu Bianconeri memilih untuk tidak memperpanjang perdebatan mengenai insiden tersebut.

Atalanta Unggul Lewat Penalti Kontroversial

Pertandingan yang digelar di Gewiss Stadium pada Jumat (6/2/2026) dini hari WIB tersebut berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan tuan rumah Atalanta. Gol pembuka keunggulan Atalanta dicetak oleh Gianluca Scamacca melalui eksekusi penalti pada menit ke-25.

Wasit menunjuk titik putih setelah bek Juventus, Gleison Bremer, dinilai melakukan handball. Bola umpan silang dari Ederson mengenai lengan Bremer di dalam kotak penalti. Meskipun awalnya tidak ada protes dari pemain Atalanta, sistem Video Assistant Referee (VAR) mendeteksi insiden tersebut. Wasit kemudian melakukan tinjauan di pinggir lapangan (on-field review) dan akhirnya memutuskan memberikan penalti.

Respons Pemain dan Pelatih Juventus

Meski merasa keputusan tersebut merugikan timnya, Gleison Bremer menyatakan bahwa Juventus harus menerima keputusan wasit sesuai dengan aturan yang berlaku saat ini. “Sejujurnya sulit untuk bicara soal ini, karena itu penalti menurut aturan yang berlaku,” ujar Bremer kepada Sport Mediaset.

Advertisement

Bremer menambahkan, “Sebagai bek, tentu saja saya akan bilang itu bukan penalti, tapi wasit memberikannya dan kami harus menerimanya. Ini keputusan yang mengubah pertandingan, tapi kami tidak bisa melakukan apa-apa soal itu.” Ia juga menekankan bahwa masih ada waktu yang cukup untuk membalikkan keadaan, meskipun gol tersebut terjadi di babak pertama. “Pada akhirnya, itu di babak pertama, kami punya satu jam untuk membalikkan keadaan,” katanya.

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, juga memilih untuk tidak terlalu fokus pada insiden penalti tersebut. Ia lebih memilih untuk mengevaluasi performa keseluruhan timnya. “Itu penalti karena bola kena tangannya. Saya lebih tertarik ke hal lain, saya punya tugas lain,” ucap Spalletti.

Spalletti menegaskan fokus utamanya adalah pada aspek mental para pemainnya. “Tugas terberat saya adalah meyakinkan anak-anak atas apa yang benar-benar terjadi di pertandingan ini besok, bukan apa kata hasilnya. Mereka harus melihat kenyataan dari penampilan mereka,” jelasnya.

Advertisement