London – Keputusan Enzo Maresca untuk meninggalkan Chelsea mengejutkan banyak pihak, termasuk legenda klub, John Terry. Terry mengungkapkan adanya ketegangan antara Maresca dan petinggi klub sebagai kemungkinan penyebab perpisahan ini.
Terry Mengaku Tak Tahu Detail Perpisahan
Chelsea secara resmi mengumumkan perpisahan dengan Enzo Maresca pada Kamis (1/1/2026). Maresca, yang berhasil mempersembahkan trofi Conference League dan Piala Dunia Antarklub 2025, meninggalkan Stamford Bridge setelah 18 bulan menjabat sebagai manajer.
Berbagai laporan mengindikasikan adanya ketidaksepahaman antara Maresca dan petinggi klub, mulai dari penanganan cedera pemain hingga diskusi Maresca dengan klub lain. John Terry, mantan kapten The Blues, mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan di balik keputusan ini.
“Saya tahu belakangan ini segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginannya. Anda bisa melihat dan mendengar bahwa ada ketegangan,” ujar Terry dalam sebuah video yang diunggah ke TikTok, merujuk pada kepergian Enzo Maresca. “Saya menerima begitu banyak panggilan telepon pagi ini setelah berita itu, dan semua orang mengharapkan saya tahu apa yang sedang terjadi. Saya sama sekali tidak tahu apa yang sedang terjadi, saya tidak terlibat dalam tim utama jadi saya tidak tahu.”
Dugaan Ketegangan dan Pengalaman Manajer
Terry berpendapat bahwa ada ketegangan yang jelas antara manajer dan pemilik klub, yang akhirnya berujung pada keputusan perpisahan ini. Ia menilai kabar tersebut cukup mengejutkan, terutama mengingat performa Chelsea yang sempat menurun dalam sebulan terakhir.
“Hanya pendapat saya dari jauh, jelas ada ketegangan antara manajer dan pemilik, dan mereka telah mengambil keputusan ini,” katanya. “Ini sangat mengejutkan karena tiga atau empat minggu yang lalu, kami bermain sangat baik melawan Barcelona. Itu sangat bagus, dan empat minggu kemudian, performa dan hasilnya jelas tidak cukup baik,” lanjut Terry, yang memiliki rekam jejak gemilang bersama Chelsea dengan gelar Liga Champions dan lima trofi Premier League.
Lebih lanjut, Terry juga menyoroti bahwa Maresca, seperti halnya skuad, mungkin masih kurang pengalaman di level tertinggi. “Saya pikir seperti skuad, manajer juga kurang berpengalaman. Ini pekerjaan tetap pertamanya di level tertinggi, dan dia telah mengakui bahwa dia masih belajar dan kadang-kadang membuat kesalahan.”
“Tapi saya akan mengatakan bahwa selalu ada dua sisi dari sebuah cerita, dan tentu saja ada hal-hal di balik layar yang tidak saya ketahui. Saya hanya mendengar desas-desus seperti orang lain,” tambahnya.
Harapan untuk Sisa Musim
Di akhir pernyataannya, Terry menyerukan kepada para pemain untuk kembali fokus menghadapi sisa musim. Chelsea masih memiliki ambisi di Liga Champions, Piala FA, dan Piala Liga Inggris, serta berjuang di papan atas klasemen Liga Inggris.
“Saya kecewa, tapi masih banyak yang bisa diperjuangkan musim ini, Liga Champions, Carabao Cup, jadi siapa pun yang datang memiliki banyak hal yang harus diperjuangkan. Sebagai pemain, kita harus melanjutkan dan menghadapi situasinya,” harapnya.
(yna/rin)






