Sepakbola

Garnacho Optimistis Chelsea Bisa Kalahkan Arsenal di Semifinal Carabao Cup

Advertisement

Gelandang serang Chelsea, Alejandro Garnacho, menunjukkan optimisme tinggi jelang bentrokan melawan Arsenal dalam leg pertama semifinal Piala Liga Inggris (Carabao Cup). Ia menegaskan bahwa The Blues memiliki kapasitas untuk mengalahkan tim manapun, termasuk tim kuat seperti Arsenal.

Optimisme di Tengah Inkonsistensi

Garnacho akan menjadi bagian dari skuad Chelsea yang akan menjamu Arsenal di Stamford Bridge pada Kamis (15/1) dini hari WIB. Pertandingan bertajuk Derby London ini diprediksi akan berjalan sengit, meskipun secara statistik Chelsea datang sebagai tim underdog.

Klub asal London Barat ini baru saja mengalami pergantian manajer, dari Enzo Maresca ke Liam Rosenior, dan menunjukkan performa yang inkonsisten. Dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, Chelsea hanya mampu meraih satu kemenangan. Situasi ini berbanding terbalik dengan Arsenal yang tampil impresif musim ini, dengan catatan hanya dua kali kalah.

Bukti Kualitas Chelsea

Meskipun demikian, Garnacho tidak meragukan kemampuan timnya untuk meraih hasil positif. Ia menyoroti rekam jejak Chelsea yang terbukti mampu memberikan perlawanan sengit bahkan mengalahkan tim-tim besar. Salah satu contohnya adalah kemenangan telak 3-0 atas Barcelona di Liga Champions, serta hasil imbang 1-1 melawan Arsenal di awal musim ini, di mana Chelsea harus bermain dengan sepuluh pemain sejak babak pertama.

“Kami tahu ini akan jadi pertandingan yang sulit, tapi kami sudah membuktikan kepada dunia bahwa kami bisa mengalahkan tim manapun,” ujar mantan pemain Manchester United tersebut, dikutip dari laman resmi Chelsea.

Advertisement

Ia menambahkan, “Contohnya Barcelona, atau ketika kami bermain melawan Arsenal di kandang sendiri dengan 10 pemain, kami telah menunjukkan bahwa kami itu sebuah tim fantastis jadi kami bisa melakukannya.”

Fokus pada Diri Sendiri

Garnacho menekankan bahwa motivasi ekstra akan selalu ada saat menghadapi tim sekelas Arsenal. Namun, ia menegaskan bahwa fokus utama tim adalah pada performa mereka sendiri.

“Tentu saja ada motivasi lebih besar ketika Anda melawan sebuah tim seperti ini, tapi kami tidak terlalu fokus pada lawan. Kami cuma fokus pada diri sendiri untuk memenangi pertandingannya, dan mudah-mudahan kami bisa melakukannya,” pungkasnya.

Advertisement