Sepakbola

Federico Valverde Soroti Lengahnya Konsentrasi Real Madrid Usai Unggul

Advertisement

Madrid – Gelandang Real Madrid, Federico Valverde, menyoroti kecenderungan timnya untuk mengendurkan tekanan setelah berhasil unggul dalam pertandingan. Ia menegaskan bahwa Los Blancos tidak boleh mengulangi kesalahan serupa di laga-laga mendatang.

Dominasi Madrid Berujung Kemenangan Besar

Real Madrid meraih kemenangan telak 5-1 atas Real Betis dalam lanjutan Liga Spanyol di Santiago Bernabeu pada Senin (5/1/2026). Gol-gol kemenangan Madrid dicetak oleh Gonzalo Garcia (hat-trick), Raul Asencio, dan Fran Garcia. Sementara itu, tim tamu hanya mampu membalas satu gol melalui Cucho Hernandez.

Tambahan tiga poin membuat Real Madrid terus menempel ketat Barcelona di puncak klasemen sementara Liga Spanyol. Saat ini, Los Blancos mengoleksi 45 poin, terpaut empat angka dari El Barca yang memimpin klasemen.

Statistik Pertandingan yang Menunjukkan Dominasi

Dalam pertandingan tersebut, Madrid tampil sangat dominan. Mereka menguasai bola sebanyak 59 persen, berbanding 41 persen milik Real Betis. Serangan bertubi-tubi dari tuan rumah menghasilkan 14 tembakan, enam di antaranya mengarah ke gawang. Di sisi lain, Betis hanya mampu menciptakan tujuh percobaan dengan tiga tembakan tepat sasaran.

Valverde: Konsentrasi Harus Tetap Tinggi

Federico Valverde, yang juga menjabat sebagai kapten tim, menyatakan kepuasannya atas performa timnya, terutama di 30-35 menit awal babak pertama. Namun, ia juga mengakui adanya penurunan konsentrasi di menit-menit akhir babak pertama setelah Madrid unggul.

Advertisement

“Itu penampilan yang sangat bagus. Dalam 30-35 menit pertama babak pertama, itu luar biasa: kami menekan, bermain bagus, dan menemukan ruang,” ujar Valverde dikutip dari Madrid Universal.

Valverde menekankan pentingnya menjaga intensitas dan fokus sepanjang pertandingan. Ia menilai bahwa Madrid terlalu mengendurkan permainan karena merasa sudah unggul, yang kemudian dimanfaatkan oleh Real Betis untuk menciptakan peluang.

“Menit-menit akhir babak pertama adalah sesuatu yang perlu terus kami upayakan untuk diperbaiki,” tambahnya. “Kita harus mempertahankan tingkat intensitas dan konsentrasi yang sama. Kami terlalu mengendurkan permainan karena skor, dan mereka banyak menyerang kami dan menciptakan peluang.”

Advertisement