Riyadh – Sejumlah penggemar Al Nassr menyuarakan kekecewaan mendalam terhadap performa Cristiano Ronaldo yang dinilai belum mampu membawa klub meraih trofi kompetitif. Tuntutan agar megabintang asal Portugal itu meninggalkan klub pun mengemuka.
Cristiano Ronaldo bergabung dengan Al Nassr pada awal tahun 2023. Sejak saat itu, ia menjadi andalan lini serang tim dan telah mencatatkan 121 pertandingan di berbagai kompetisi. Dalam kurun waktu tersebut, Ronaldo berhasil menyumbangkan 107 gol, termasuk 28 gol dari eksekusi penalti, serta mencatatkan 22 assist.
Namun, produktivitas gol Ronaldo belum berbanding lurus dengan raihan gelar bagi Al Nassr. Klub asal Riyadh ini tercatat telah melewatkan 13 gelar sejak kedatangan CR7. Tiga musim berturut-turut sejak 2022/2023, Al Nassr gagal merengkuh titel Liga Arab Saudi. Kegagalan juga terjadi di turnamen domestik dan Asia.
Kekalahan terbaru Al Nassr 2-3 dari Al Ahli dalam lanjutan Saudi Pro League 2025/2026 semakin memperburuk situasi. Dalam laga tersebut, Ronaldo tidak mampu berkontribusi gol maupun assist, yang berujung pada pengudetan posisi puncak klasemen oleh Al Hilal.
Kekecewaan Penggemar Terekam Viral
Menyusul kekalahan tersebut, sebuah video viral di media sosial menampilkan dua penggemar Al Nassr yang meluapkan kekecewaan mereka terhadap Ronaldo. Dalam video yang beredar di platform X dan Facebook, kedua penggemar tersebut secara terang-terangan meminta Ronaldo untuk meninggalkan klub.
Salah seorang penggemar, berbicara dalam bahasa Arab, menyatakan, “Ronaldo harus pergi, kami mohon. Kamu harus belajar menghormati sejarahmu sendiri. Ini bukan soal menjadi Ronaldo semata.”
Penggemar lainnya menambahkan, “Ronaldo telah menghancurkan kami, menghancurkan Al Nassr. Dialah masalahnya. Dia yang bikin kami kalah dalam 6 laga final.”
Kontrak dan Gaji Fantastis
Cristiano Ronaldo masih terikat kontrak dengan Al Nassr hingga tahun 2027. Pemain peraih lima Ballon d’Or ini dilaporkan menerima bayaran sebesar 400 juta euro atau setara dengan Rp 7,6 triliun dalam kontrak barunya yang ditandatangani pada musim panas 2025.





