Fes – Kemenangan Nigeria atas Mozambik di babak 16 besar Piala Afrika 2025 diwarnai drama yang melibatkan striker andalannya, Victor Osimhen. Pemain yang pernah membela Napoli itu terlihat marah-marah kepada rekan setimnya sebelum akhirnya meminta untuk diganti.
Nigeria Pesta Gol, Osimhen Jadi Sorotan
Nigeria berhasil melaju ke perempatfinal Piala Afrika 2025 setelah mengalahkan Mozambik dengan skor telak 4-0. Pertandingan yang digelar di Fez Stadium pada Selasa (6/1/2026) dini hari WIB itu, menyaksikan Ademola Lookman mencetak dua gol, sementara Akor Adams menyumbang satu gol. Victor Osimhen juga turut mencatatkan namanya di papan skor, melengkapi kemenangan Super Eagles.
Namun, di balik pesta gol tersebut, aksi Victor Osimhen menjadi sorotan utama. Pemain berusia 27 tahun itu menunjukkan gestur frustrasi dan sempat terlibat adu argumen dengan Ademola Lookman di babak kedua. Melansir laporan dari The Athletic, kekesalan Osimhen dipicu oleh minimnya suplai bola dari rekan-rekannya dalam beberapa momen serangan Nigeria.
Insiden dengan Lookman dan Ndidi
Puncak ketegangan terjadi pada menit ke-63. Osimhen terlihat marah sambil menunjuk-nunjuk, membuat Lookman tampak kebingungan. Kapten tim, Wilfried Ndidi, berusaha menengahi, namun tangannya ditepis oleh Osimhen. Insiden ini semakin memanas ketika Osimhen dihentikan oleh bek Mozambik, Reinildo.
Tak lama setelah insiden tersebut, Osimhen meminta untuk diganti. Ia akhirnya ditarik keluar pada menit ke-68 dan digantikan oleh Moses Simon.
Osimhen Langsung ke Lorong Stadion
Drama Osimhen tidak berhenti di situ. Setelah ditarik keluar, ia dilaporkan langsung menuju lorong stadion dan tidak ikut merayakan kemenangan bersama rekan-rekannya yang masih berada di mixed zone untuk melayani wawancara. Osimhen juga memilih untuk langsung menuju bus tim, menunjukkan ketidakpuasannya.
Di babak perempatfinal, Nigeria akan menghadapi lawan tangguh dari antara Aljazair atau Kongo, yang baru akan bertanding pada Rabu (7/1) dini hari nanti. Pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi Super Eagles, terutama dengan adanya dinamika di dalam tim.






