Sepakbola

Diego Costa Ungkap Potensi Kartu Merah Jika VAR Ada di Era Kejayaannya Bersama Chelsea

Advertisement

Mantan striker Chelsea, Diego Costa, baru-baru ini berdiskusi dengan legenda The Blues, John Obi Mikel, dalam podcast The Obi One. Dalam perbincangan tersebut, topik mengenai penerapan Video Assistant Referee (VAR) di era kejayaan Costa menjadi sorotan. Costa, yang membela Chelsea dari tahun 2014 hingga 2018 dan meraih dua gelar Liga Primer Inggris, ditanyai oleh Mikel mengenai potensi dirinya jika bermain di era VAR.

Perdebatan Seru Mengenai VAR

John Obi Mikel, yang pernah bermain bersama Costa selama tiga musim, melontarkan pertanyaan yang cukup menggelitik. “Saat itu tidak ada VAR. Jika saat itu sudah ada VAR, pasti sudah dapat lima kartu kuning,” ujar Mikel sambil tertawa, membayangkan potensi pelanggaran yang dilakukan Costa.

Diego Costa menanggapi pertanyaan tersebut dengan senyum. “Nggak lah, nggak mungkin,” jawabnya. Mikel membalas, “Hei, saya lihat apa yang kamu lakukan.”

Gaya Bermain Costa: Agresif tapi Bukan Provokator

Costa kemudian menjelaskan filosofi bermainnya. Ia menegaskan bahwa dirinya bukanlah tipe pemain yang suka mencari keributan. “Saya hanya memberikan tekanan ke lawan dan memaksa mereka mengikuti permainan saya. Saya bukan tipe yang suka nyikut dan lain sebagainya,” paparnya.

Advertisement

Namun, ia tidak menampik bahwa gaya bermainnya memang dikenal agresif. “Tapi kalau lawan yang duluan memulai, saya bakal respons,” sambungnya sambil tersenyum lagi, mengindikasikan bahwa ia akan membalas jika diprovokasi.

Masa Depan Diego Costa

Saat ini, Diego Costa berstatus tanpa klub. Pemain berusia 37 tahun tersebut tinggal di Madrid bersama keluarganya dan mengaku mungkin akan segera memutuskan untuk pensiun dari dunia sepak bola profesional.

Selama membela Chelsea, Diego Costa mencatatkan 59 gol dari 120 penampilan. Ia sempat kembali ke Premier League untuk bermain bagi Wolves, namun kiprahnya di sana tidak seberkilau saat bersama The Blues.

Advertisement