Darren Fletcher mengungkapkan keterkejutannya atas penunjukan dirinya sebagai manajer interim Manchester United. Meskipun memiliki impian untuk melatih klub berjuluk Setan Merah tersebut, situasi yang terjadi di awal tahun ini terasa begitu mendadak baginya.
Penunjukan Mendadak Usai Pemecatan Amorim
Fletcher dipercaya untuk memegang tim sementara waktu setelah klub memutuskan untuk memecat Ruben Amorim pada Senin (5/1/2026). Keputusan pemecatan Amorim disebut-sebut dipicu oleh kombinasi hasil yang kurang memuaskan dan memburuknya hubungan dengan direktur keolahragaan.
Meskipun alasan pemecatan tersebut mungkin logis dari sudut pandang klub, keputusan ini tetap mengejutkan banyak pihak, termasuk para pendukung Manchester United. Bagi Darren Fletcher sendiri, penunjukan ini datang di luar dugaan.
Fletcher Merasa Terhormat Meski Situasi Sulit
Sebagai mantan pemain Manchester United yang sebelumnya menangani tim U-18, Fletcher memiliki kedekatan dan privilege dengan klub. Namun, ia mengakui bahwa situasi ini bereskalasi dengan sangat cepat.
“(24 jam) yang aneh. Seperti yang Anda katakan, merupakan sebuah kehormatan luar biasa untuk dapat memimpin tim Manchester United,” ujar Fletcher, mengutip laporan dari BBC. “Saya rasa ini bahkan tidak ada di dalam mimpi terliar saya, bahwa ini bisa terjadi, bahkan jika menimbang saya pernah bermain buat klub ini, hal-hal semacam itu lah. Tapi bisa memimpin tim ini adalah kehormatan luar biasa dan saya sangat bangga.”
Fletcher menambahkan, “Ini tidak terjadi dalam keadaan yang saya harapkan, ini adalah sesuatu yang tidak mudah bagi saya. Tetapi saya hanya harus memikirkan tugas yang harus saya lakukan dan saya harus memimpin tim besok serta memikirkan kehormatan dan kebanggaan besar dalam melakukan itu.”






