Kekalahan mengejutkan dari Albacete di babak 16 besar Copa del Rey pada Kamis (15/1/2026) dini hari WIB, menjadi pukulan telak bagi Real Madrid. Tim bertabur bintang ini takluk dengan skor 2-3, sebuah hasil yang kian memperburuk catatan mereka setelah tiga hari sebelumnya juga kalah dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Titik Terendah yang Spektakuler
Bagi tim sekaliber Real Madrid, dibungkam oleh Albacete yang notabene berasal dari divisi dua, merupakan sebuah noda yang amat memalukan. Pergantian pelatih dari Xabi Alonso ke Alvaro Arbeloa tampaknya belum memberikan dampak signifikan, mengingat hasil buruk terus berlanjut.
Bek kanan Madrid, Dani Carvajal, secara terbuka menuntut rekan-rekannya untuk melakukan introspeksi mendalam atas rentetan hasil negatif ini. Ia mengakui bahwa timnya telah mencapai titik terendah yang sangat memalukan.
“Kami telah mencapai titik terendah dengan spektakuler. Kami harus menghadapi konsekuensinya bahkan ketika kalah, dan itulah yang harus kami lakukan sekarang. Kami, para pemain, pada akhirnya bertanggung jawab. Tidak banyak lagi yang bisa saya katakan,” ujar Carvajal kepada Diario AS.
Optimisme di Tengah Keterpurukan
Meskipun mengakui keterpurukan tim, Carvajal masih menyimpan optimisme bahwa musim ini belum sepenuhnya berakhir. Ia percaya dua kompetisi tersisa masih bisa dikejar.
“Kami telah mencapai titik terendah, kami tersingkir oleh tim Segunda. Selamat (kepada mereka). Mulai besok, saatnya untuk introspeksi diri. Kami punya dua kompetisi fantastis dan kami akan berjuang untuk segalanya,” tegasnya.
Carvajal menambahkan bahwa timnya tidak dalam kondisi terbaik dan membutuhkan kerja keras serta upaya lebih.
“Pesan yang ingin disampaikan adalah…bahwa tim ini jelas tidak dalam kondisi terbaiknya, kami harus bekerja keras dan kami harus memberikan lebih banyak upaya lagi. Itulah kenyataannya. Dan itulah pesannya.”
Pemain senior Madrid ini pun menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar atas performa yang tidak memuaskan.
“Berjuanglah untuk meraih semuanya. Kami meminta maaf kepada para penggemar. Kami, termasuk saya sendiri, tidak memenuhi harapan klub ini, dan kami akan memberikan yang terbaik dalam beberapa bulan ke depan untuk membalikkan keadaan,” tutupnya.
Rentetan hasil buruk ini tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi staf pelatih dan para pemain Real Madrid untuk segera bangkit dan mengembalikan performa terbaik mereka.






