Milan – Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, membela keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada bek Juventus, Pierre Kalulu, dalam laga bertajuk Derby d’Italia yang berakhir 3-2 untuk kemenangan Inter Milan pada Minggu (15/2/2026) dini hari WIB. Insiden ini menjadi sorotan tajam dan memicu kontroversi.
Kontroversi Kartu Merah Kalulu
Pierre Kalulu harus keluar lapangan lebih awal setelah menerima dua kartu kuning dalam kurun waktu 10 menit, membuat Juventus harus bermain dengan sepuluh orang sejak babak pertama. Kartu kuning kedua, yang berujung pada kartu merah, diberikan atas pelanggarannya terhadap bek Inter Milan, Alessandro Bastoni. Sebagian pihak, termasuk petinggi Juventus, menilai Kalulu tidak menyentuh Bastoni sama sekali. Situasi ini semakin rumit karena Video Assistant Referee (VAR) tidak dapat melakukan intervensi karena aturan yang berlaku untuk kartu kuning kedua.
Pembelaan Chivu
Meskipun demikian, Cristian Chivu memiliki pandangan berbeda. Ia meyakini bahwa Kalulu memang melakukan kontak dengan Bastoni, sekecil apapun kontak tersebut. “Saya kira itu sebuah kontak yang ringan, tapi tetap saja sebuah kontak,” ujar Chivu kepada Sky Sport Italia seusai pertandingan. Ia menambahkan bahwa ia selalu mengingatkan para pemainnya untuk menghindari situasi yang dapat memaksa wasit mengambil keputusan sulit.
“Ketika saya menghadapi situasi yang mirip di Liga Champions, saya bilang kepada pemain-pemain saya agar tidak menempatkan mereka dalam situasi di mana mereka memaksa wasit untuk membuat keputusan itu,” jelas Chivu.
Chivu melanjutkan, “Sekalipun itu kontak yang ringan, dan kita harus mengakui bahwa itu adalah kontak ringan, pemain saya masih merasakan kontaknya dan dia berlari dengan kecepatan penuh.” Ia juga menekankan bahwa Kalulu sebagai pemain berpengalaman seharusnya lebih berhati-hati dalam situasi tersebut. “Kalulu itu seorang pemain berpengalaman dan dia mestinya tahu bahwa di situasi semacam itu, Anda harus menjaga diri agar tidak menyentuh orang lain,” tegas pelatih asal Rumania itu.






