Sepakbola

CEO Inter Milan Sebut AC Milan Favorit Scudetto karena Fokus di Serie A

Advertisement

CEO Inter Milan, Beppe Marotta, menilai AC Milan kini berpeluang besar menjadi favorit utama perburuan Scudetto musim ini. Keuntungan itu didapat Rossoneri karena hanya fokus berkompetisi di Serie A.

Milan Diunggulkan Tanpa Kompetisi Lain

Pernyataan Marotta ini dilontarkan usai menyaksikan timnya, Inter Milan, lolos ke Semifinal Coppa Italia 2025/2026. Nerazzurri berhasil mengalahkan Torino dengan skor 2-1 pada pertandingan yang digelar Kamis (5/2/2026) dini hari WIB.

Dalam laga tersebut, Inter memang melakukan rotasi skuad dengan menurunkan dua pemain muda dari tim primavera, Matteo Cocchi dan Issiaka Kamate, sebagai starter. Bahkan, Josef Martinez terpaksa dimainkan sebagai penjaga gawang.

Keputusan ini diambil Marotta mengingat jadwal padat yang harus dihadapi Inter sepanjang Februari. Klub berjuluk La Beneamata itu dijadwalkan melakoni tujuh pertandingan di berbagai ajang. Salah satunya adalah dua leg pertandingan Playoff Liga Champions melawan Bodo/Glimt. Selain itu, Inter juga akan menghadapi Juventus pada 15 Februari, sebuah laga krusial melawan salah satu pesaing utama di papan atas klasemen.

Meskipun saat ini memuncaki klasemen Serie A dengan keunggulan lima poin atas rival terdekatnya, AC Milan, Marotta mengakui bahwa tim asuhan Stefano Pioli itu memiliki keuntungan signifikan. Keuntungan tersebut adalah Milan tidak perlu membagi fokus dengan kompetisi lain.

Advertisement

Marotta: Sepak Bola Modern Butuh Adaptasi

“Ini bukan cuma duel dengan Milan, tapi semua tim di papan atas, karena mereka semua ingin mendapat hasil maksimal. Sepakbola sekarang beda dengan dulu, jadi keuntungan tentunya untuk Milan sebagai satu-satunya tim di papan atas yang cuma main di satu kompetisi,” ujar Marotta seperti dikutip dari Football Italia.

Marotta menambahkan bahwa Inter Milan sudah terbiasa dengan jadwal padat. Musim lalu, timnya bermain sebanyak 64 kali, berhasil mencapai final Liga Champions, dan bersaing ketat memperebutkan Scudetto hingga akhir musim.

“Kami tidak boleh menyerah, kami harus berjuang keras dengan segala permasalahan fisik serta psikologis yang datang karena jadwal padat ini,” tegasnya.

Advertisement