Sepakbola

Arsenal Kalah Dramatis dari MU, Arteta Sebut Gol Setan Merah Ajaib

Advertisement

London – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengakui timnya kalah secara dramatis dari Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026). Ia menyebut gol-gol yang dicetak Manchester United sangatlah ajaib.

Kekalahan Menyakitkan Arsenal

Arsenal harus menelan pil pahit setelah takluk 2-3 dari Manchester United. Padahal, The Gunners sempat unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri Lisandro Martinez. Namun, gol dari Bryan Mbuemo dan Patrick Dorgu membalikkan keadaan untuk keunggulan Setan Merah. Meskipun sempat disamakan oleh Mikel Merino, gol penentu dari Matheus Cunha memastikan kemenangan MU.

Kekalahan ini membuat Arsenal gagal memperlebar jarak di puncak klasemen. Mereka masih memimpin dengan 50 poin, namun hanya unggul empat poin dari Manchester City di posisi kedua.

Arteta: Gol MU Aneh dan Ajaib

Mikel Arteta mengucapkan selamat kepada Manchester United atas kemenangan tersebut. Namun, ia merasa cara MU meraih kemenangan sangatlah aneh. Arteta menilai Arsenal telah bekerja keras dan mendominasi jalannya pertandingan, termasuk dalam penguasaan bola (57% berbanding 43%) dan jumlah tembakan (15 berbanding 10).

“Pertama-tama, kita harus mengucapkan selamat kepada Manchester United atas kemenangan ini. Kemenangan ini terjadi dengan cara yang sangat aneh,” ujar Arteta dikutip dari BBC.

Advertisement

Ia menambahkan bahwa gol pertama MU tercipta dari kesalahan backpass pemain Arsenal, sementara dua gol lainnya lahir dari tendangan jarak jauh yang spektakuler.

“Kami benar-benar mendominasi dalam 30 menit pertama dan mencetak gol. Kami lalu memberi mereka gol dan itu mengubah momentum dan energi kami. Setelah itu, kami menurunkan standar permainan kami, kemudian mereka memiliki dua momen ajaib dengan gol-gol yang mereka cetak dan dalam pertandingan besar, Anda membutuhkan momen-momen seperti itu,” jelasnya.

Kekalahan dengan cara seperti ini dirasa sangat menyakitkan bagi tim asuhannya.

Advertisement