Manajer Liverpool, Arne Slot, angkat bicara mengenai insiden kontroversial yang melibatkan pemainnya, Conor Bradley, dan winger Arsenal, Gabriel Martinelli, dalam laga lanjutan Liga Inggris yang berakhir imbang 0-0 pada Jumat (09/01/2026) dini hari WIB.
Insiden di Injury Time
Pertandingan yang berlangsung sengit itu diwarnai insiden pada menit akhir injury time. Conor Bradley yang sedang berusaha menyapu bola keluar lapangan, dilaporkan mengalami kesakitan setelah mendarat. Di saat yang bersamaan, Gabriel Martinelli yang berada di dekatnya terlihat mendorong Bradley keluar dari lapangan, diduga untuk mempercepat kelanjutan permainan.
Aksi Martinelli tersebut memicu ketegangan di lapangan. Beberapa pemain Liverpool menunjukkan ketidaksetujuan, bahkan Ibrahima Konate sempat mendorong Martinelli. Wasit akhirnya memberikan kartu kuning kepada kedua pemain tersebut.
Arne Slot Beri Pembelaan
Menanggapi insiden tersebut, Arne Slot menyatakan bahwa ia tidak menyalahkan Gabriel Martinelli. “Saya tidak mengenal betul Martinelli, tapi saya rasa dia pria yang baik,” ujar Slot, dilansir dari Mirror.
Slot menambahkan bahwa tindakan seperti itu lumrah terjadi dalam dinamika sepak bola, terutama di akhir laga. “Apa yang dia lakukan, biasa terjadi di dalam sepakbola. Ada momen buang-buang waktu di akhir laga, kadang pemain pura-pura cedera, dan para pemain hanya ingin mencetak gol secepatnya,” paparnya.
Manajer asal Belanda itu yakin Martinelli tidak akan bertindak demikian jika mengetahui Bradley benar-benar cedera. “Saya yakin 100 persen, Martinelli tidak akan melakukan hal tersebut andai dia tahu Bradley sungguhan cedera,” tegasnya.
Conor Bradley Cedera Lutut
Akibat insiden tersebut, Conor Bradley harus ditandu keluar lapangan. Diperkirakan, bek muda berusia 22 tahun itu mengalami masalah pada lututnya.






