London – Isyarat kelegaan dari Alejandro Garnacho terkait pemecatan Ruben Amorim dari Manchester United mulai terkuak. Sang winger Chelsea itu diduga menyukai unggahan yang mengumumkan pemecatan Amorim sebelum akhirnya menghapus jejaknya.
Jejak Digital yang Terbongkar
Ruben Amorim secara resmi dipecat oleh Manchester United pada Senin (5/1/2026). Namun, sebelum pengumuman resmi dikeluarkan, jurnalis ternama Fabrizio Romano telah membocorkan kabar tersebut melalui media sosialnya. Unggahan Romano yang menampilkan foto Amorim dengan keterangan “Breaking: Ruben Amorim sudah dipecat Manchester United” sempat terlihat disukai oleh akun yang mengatasnamakan Alejandro Garnacho.
Meskipun nama Garnacho kini tidak lagi tercantum dalam daftar penyuka unggahan tersebut, tangkapan layar dari aksi ‘like’ tersebut telah menyebar luas di berbagai platform media sosial. Hal ini memicu spekulasi bahwa Garnacho merasa lega atas pemecatan Amorim.
Garnacho, ‘Korban’ Taktik Amorim
Alejandro Garnacho memang dikenal sebagai salah satu pemain yang terdampak oleh kebijakan taktis Ruben Amorim selama masa kepelatihannya di Manchester United. Winger berusia 21 tahun asal Argentina ini kerap dicadangkan oleh Amorim, termasuk dalam laga krusial seperti final Liga Europa.
Keputusan Amorim membangkucadangkan Garnacho dalam final Liga Europa, yang berakhir dengan kekalahan 0-1 Manchester United dari Tottenham Hotspur, sempat memicu kekecewaan dari keluarga Garnacho. Sang adik bahkan dikabarkan meluapkan kekesalannya di media sosial.
Tidak hanya itu, Garnacho sendiri pernah mengungkapkan unek-uneknya terkait performa tim di bawah arahan Amorim. Pada bursa transfer musim panas lalu, Garnacho akhirnya dicoret dari skuad dan kemudian dijual ke Chelsea.
Amorim Dipecat Akibat Performa Tim
Pemecatan Ruben Amorim dari Manchester United disebut-sebut disebabkan oleh kegagalannya mengangkat performa tim. Taktik yang diterapkan oleh pelatih asal Portugal itu dinilai tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan di Old Trafford, yang akhirnya mengikis kesabaran manajemen klub.
Pertanyaan pun mengemuka, apakah Alejandro Garnacho benar-benar merasa senang melihat Ruben Amorim akhirnya harus meninggalkan Manchester United?






