• Minggu, 4 Desember 2022

Pray For Cianjur, Korban Meninggal Dunia Bertambah Jadi 268, 151 Hilang

- Rabu, 23 November 2022 | 05:54 WIB
Dok BPBD CIANJUR
Dok BPBD CIANJUR

Jendelaindonesia.id - Korban jiwa akibat gempa magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kembali mengalami penambahan. 

Baca Juga: Presiden Jokowi Pantau Lokasi Gempa Cianjur Minta Utamakan Korban

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto menuturkan bahwa sampai Selasa, 22 November 2022 pukul 17.00 WIB ini, tercatat sudah lebih dari 200 orang dinyatakan meninggal dunia. 



"Informasi sementara, per hari ini, terkait dengan korban bencana alam di Kabupaten Cianjur ini," ucapnya dalam konferensi pers, Selasa, 22 November 2022 sore. 

Baca Juga: Polres Sukabumi kirimkan pasukan bala bantuan ke wilayah Cianjur bantu korban gempa bumi

"Yang pertama, korban jiwa meninggal dunia, sekarang ada 268. Dari 268 itu, yang sudah teridentifikasi siapa-siapanya ini sebanyak 122 jenazah," katanya. 

"Kemudian di samping tadi 268 dan yang sudah teridentifikasi, masih ada korban hilang dan ini masih dilakukan pencarian secara terus-menerus, sejumlah 151 orang," ujar Suharyanto menambahkan. 

Baca Juga: Apa itu Sesar Cimandiri? Patahan yang Diduga Penyebab Gempa Cianjur

Sedangkan terkait kemungkinan ratusan orang hilang itu merupakan korban jiwa yang belum teridentifikasi, dia menuturkan hal itu bisa terjadi. 

"Nah, apakah yang 151 ini nanti bagian dari yang belum teridentifikasi? Kami akan dalami lebih lanjut. Bisa saja yang masih hilang pencarian itu sebagian ada dalam data 268 yang belum teridentifikasi, karena yang baru teridentifikasi tadi kan baru 122 jenazah," tutur Suharyanto. 

Baca Juga: Gempa 5.6 Cianjur Terasa Hingga Bogor, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Sementara itu, untuk korban yang mengalami luka-luka, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sudah menyentuh angka ribuan.  

"Kemudian yang luka-luka, yang kami peroleh sampai sore ini sebanyak 1.083 orang," ujar Suharyanto. 

"Kemudian untuk yang mengungsi ada sejumlah 58.362 orang," ucapnya menambahkan. 

Sedangkan terkait kerugian materiil, BNPB mencatat ada sebanyak 22.198 bangunan yang mengalami kerusakan. 

Dari total angka tersebut, sebanyak 6.570 unit rumah rusak berat, 2.071 rumah rusak sedang, dan 12.641 rumah rusak ringan. 

Sampai saat ini, BNPB pun masih melakukan pendataan terkait jumlah kerusakan bangunan yang diakibatkan oleh gempa Cianjur

Selain itu, Suharyanto menuturkan ada sebanyak 12 kecamatan di Kabupaten Cianjur yang terdampak gempa magnitudo 5,6 ini. 

Kecamatan tersebut antara lain Cianjur, Karang Tengah, Warung Kondang, Cugenang, Cilaku, Cibeber, Sukaresmi, Bojongpicung, Cikalong Kulon, Sukaluyu, Pacet, dan Gekbrong. 

"Dari 12 kecamatan ini, masing-imasing kecamatan sudah berdiri 4 tempat pengungsian, bahkan mungkin jumlahnya bertambah," kata Suharyanto.***

Editor: Renih Tania

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ridwan Kamil : Jangan Menghadang Bantuan

Sabtu, 26 November 2022 | 10:10 WIB

Jepang Siap Bantu Korban Gempa Cianjur

Kamis, 24 November 2022 | 20:58 WIB

7 Alat Musik Tradisional Khas Indonesia di Jawa Barat

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 09:36 WIB

AGAMA YANG ADA DI INDONESIA

Jumat, 21 Oktober 2022 | 19:40 WIB

Ragam Tradisi Unik Masyarakat Indonesia

Jumat, 21 Oktober 2022 | 16:34 WIB

5 Kerajinan Tangan yang Mendunia di Indonesia

Rabu, 5 Oktober 2022 | 08:28 WIB
X