• Minggu, 4 Desember 2022

Pesona Tari Pendet di KTT G20 Bali

- Kamis, 24 November 2022 | 17:00 WIB
TARI PENDETBALI
TARI PENDETBALI

Bagi wisatawan mancanegara, Bali merupakan destinasi wisata yang paling populer di Indonesia. Provinsi yang biasa disebut Pulau Dewata ini, juga mempunyai panorama alam  yang sungguh memukau serta keanekaragaman budayanya yang terkenal, termasuk seni tari. Berbicara mengenai seni tari Bali, pada tanggal 15 November 2022 lalu, Indonesia mengadakan Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Bali.

Pada acara besar tersebut, tentunya Indonesia mempersiapkan sesuatu yang istimewa untuk para tamu negara yang hadir, yaitu salah satu tarian tradisional Bali, Tari Pendet. Tarian ini dipersiapkan untuk menyambut para kepala delegasi yang sudah mendarat di bandara, sebelum diantarkan ke hotel masing-masing menggunakan kendaraan listrik. Salah satu tamu yang menarik perhatian adalah Presiden Amerika Serikat, Joe Biden yang tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Minggu malam yang langsung disambut dengan tarian tradisional itu.

Tari Pendet menjadi salah satu tarian yang menjadi Pesona tersendiri bagi Indonesia. Bagaimana tidak, dari berbagai jenis tari daerah yang berasal dari Bali, tari pendet merupakan tarian tertua di Pulau Dewata yang diperkirakan sudah ada sejak tahun 1950. Untuk sejarah tari tradisional Bali ini, Tari Pendet pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura, tempat ibadah umat Hindu di Bali yang melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Tari Pendet adalah hasil gubahan maestro seni tari Bali yang bernama I Wayan Rindi. I Wayang Rindi merupakan seniman tari yang memiliki penguasaan gerak tari yang luar biasa. Maka dari itu, perkembangan dan sebaran tarian ini merupakan jasa dari beliau.

Biasanya tarian ini dibawakan oleh pasangan penari putri. Dimana ketika para penari membawakan tarian, mereka akan menggunakan riasan upacara keagamaan dengan pakaian upacara. Masing-masing dari penari tersbeut juga membawa perlengkapan sesajian sebagai persembahan, seperti sangku atau wadah air suci, kendi, cawan dan lainnya. Bukan hanya itu, tidak lupa para penari juga harus membawa mangkuk perak yang berisi bunga. Di akhir tarian, bunga tersebut akan ditaburkan kepada pononton sebagai sambutan selamat datang. Maka dari itu, inilah yang menjadi alasan mengapa Tari Pendet menjadi tarian untuk menyambut tamu KTT G20, karena tarian ini memiliki makna untuk menyambut kedatangan para tamu dan untuk memulai pertunjukkan.

Tari Pendet memiliki keunikan pada gerakan mata yang disebut dengan seledet. Sembari menarikan tarian Bali, penari akan melakukan seledet dengan melirik ke kanan dan ke kiri dengan mata terbuka lebar, tidak berkedip, dan disertai gerakan alis yang mengangkat. Mengetahui keunikan tari tradisional Bali tersebut, tidak heran Tari Pendet menjadi salah satu kesenian tari yang berasal dari Bali yang mengeluarkan pesona gerakan yang indah dan menjadi salah satu wisata budaya kebanggan Indonesia. Oleh karena itu, melihat Tari Pendet yang ditampilkan di acar KTT G20, sebagai generasi penerus bangsa sudah sepatutnya kita merasa bangga dan tentunya wajib menjaga serta melestarikan kekayaan nusantara.

Penulis: Widya.A

Editor: Wildan F Mubarock

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesona Wajah Baru Taman Mini Indonesia

Jumat, 2 Desember 2022 | 11:33 WIB

Wisata Air Terjun Banyu Wana Amertha

Jumat, 2 Desember 2022 | 00:17 WIB

SITU GUNUNG SUKABUMI

Selasa, 29 November 2022 | 12:25 WIB

Keindahan Pasir Timbul Pulau Meko Adonara

Jumat, 25 November 2022 | 21:24 WIB

WARISAN BUDAYA YANG MENDUNIA

Jumat, 25 November 2022 | 16:30 WIB

ASMARALOKA DANAU TOBA

Jumat, 25 November 2022 | 16:13 WIB

KEINDAHAN DESAKU

Jumat, 25 November 2022 | 13:49 WIB
X