• Minggu, 4 Desember 2022

Presiden Jokowi Pantau Lokasi Gempa Cianjur Minta Utamakan Korban

- Selasa, 22 November 2022 | 18:14 WIB
Presiden Jokowi saat meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jabar, Selasa (22/11/2022). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)
Presiden Jokowi saat meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jabar, Selasa (22/11/2022). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

Jendelaindonesia.id - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat pada Selasa (22/11/2022). Lokasi pertama yang ditinjau Presiden adalah jalan raya Cibeureum, penghubung wilayah Bogor-Cianjur di Kecamatan Cugenang yang sempat tertimbun longsor, namun kini telah dapat dilalui kendaraan. 

Baca Juga: Polres Sukabumi kirimkan pasukan bala bantuan ke wilayah Cianjur bantu korban gempa bumi

Dalam keterangannya usai peninjauan, Kepala Negara menyampaikan ucapan duka cita atas musibah gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022) kemarin. 

Baca Juga: Update Gempa Cianjur 162 Meninggal Dunia, Korban Sebagian Besar Anak Anak

“Pertama-tama atas nama pribadi, atas nama pemerintah, saya ingin menyampaikan dukacita yang mendalam, belasungkawa atas terjadinya musibah gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat,” ucap Presiden. 

Baca Juga: Ki Joko Bodo Meninggal Dunia, Sempat Buang Benda Pusaka

Presiden menegaskan bahwa ia telah menginstruksikan jajarannya untuk bekerja sama dalam membantu penanganan pascagempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur. Mulai dari pembukaan akses yang terkena longsor hingga evakuasi dan penyelamatan korban-korban yang masih tertimbun longsor. 

Baca Juga: DPRD dan Pemkot Bogor Bahas 4 Raperda di Rapat Paripurna

“Akses jalan yang kemarin tertimbun, tadi pagi sudah bisa dibuka, alhamdulillah. Dan ini nanti akan dilanjutkan dengan kecepatan dalam penanganan terutama penyelamatan evakuasi untuk yang masih tertimbun,” ungkapnya. 

Selain itu, Presiden juga memastikan bahwa pemerintah akan memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya terdampak gempa bumi. Bantuan tersebut terdiri atas Rp50 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan berat, Rp25 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan sedang, dan Rp10 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan ringan. 

“Tetapi yang paling penting adalah pembangunan rumah-rumah yang terkena gempa bumi ini diwajibkan untuk memakai standar-standar bangunan yang anti gempa oleh Menteri PUPR. Karena tadi disampaikan oleh BMKG bahwa gempa ini adalah gempa 20 tahunan, sehingga pembangunan rumahnya kita arahkan untuk rumah yang anti gempa,” ujar Presiden. 

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut adalah Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Cianjur Herman Suherman. (BPMI SETPRES/AIT)

Editor: Renih Tania

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Penyebaran Islam di Indonesia

Selasa, 29 November 2022 | 08:14 WIB

DPRD dan Pemkot Bogor Bahas 4 Raperda di Rapat Paripurna

Selasa, 22 November 2022 | 10:45 WIB

Lomba P2WKSS Jawa Barat, Kampung Bojong Neros Dinilai

Selasa, 22 November 2022 | 10:43 WIB
X