Manchester City masih tertinggal enam angka dari Arsenal dalam perburuan gelar Liga Inggris. Manajer Man City, Pep Guardiola, menilai jarak tersebut terasa signifikan karena konsistensi yang ditunjukkan oleh tim asuhan Mikel Arteta.
Konsistensi Arsenal Jadi Tantangan
Setelah berhasil menumbangkan Liverpool di Anfield dengan skor 2-1, Manchester City terus membayangi Arsenal di puncak klasemen. The Citizens saat ini menempati posisi kedua dengan mengumpulkan 50 poin. Sementara itu, Arsenal kokoh di puncak dengan 56 poin.
Meskipun kompetisi masih menyisakan 13 pertandingan, peluang Manchester City untuk menyalip rivalnya itu masih terbuka lebar. Namun, konsistensi Arsenal yang tercatat memenangi 17 dari 25 pertandingan yang telah dilakoni menjadi tantangan tersendiri. Tim asal London Utara itu hanya menelan tiga kekalahan, dengan kekalahan terakhir terjadi dalam 10 pertandingan terakhir.
Manchester City berpeluang memangkas jarak dengan Arsenal apabila mampu mengalahkan Fulham di Stadion Etihad pada Kamis (12/2) dini hari WIB. Kemenangan di kandang Liverpool sebelumnya diprediksi akan mendongkrak moral para pemain, termasuk Erling Haaland dan rekan-rekannya.
Guardiola Belum Berbicara dengan Pemain
Saat ditanya mengenai reaksi para pemain Manchester City pasca kemenangan di Anfield, Guardiola mengaku belum sempat berbicara dengan mereka.
“Kemarin saya tidak bertemu para pemain, dan hari ini pun saya belum bertemu para pemain, kita lihat saja,” jawab Guardiola.
Lebih lanjut, Guardiola mengakui bahwa meskipun jarak enam poin secara matematis tidak terlalu besar, namun melihat performa Arsenal, selisih tersebut terasa cukup signifikan.
“Tetap saja jaraknya tidak besar, tapi mengingat bagaimana penampilan Arsenal selisih enam poin terasa banyak. Pertandingan selanjutnya melawan sebuah tim seperti [Fulham] yang setiap musim semakin bagus saja, jadi kita lihat saja,” pungkasnya jelang laga Manchester City vs Fulham.






