Hiburan

10 Tahun Vakum, Ika Putri Kembali dengan Single ‘Sadis’ Ciptaan Bebi Romeo

Advertisement

Nama Ika Putri kembali terdengar di industri musik Tanah Air setelah hampir satu dekade absen merilis karya baru. Sang penyanyi pop balada era 2000-an ini resmi menggebrak panggung musik dengan single terbarunya yang bertajuk Sadis.

Kembalinya Sang Diva Pop Balada

Lagu Sadis diciptakan oleh musisi ternama Bebi Romeo. Dalam single ini, Ika Putri menghadirkan nuansa emosional yang kental, namun disampaikan dengan pembawaan yang tenang dan matang. Ia menggambarkan kekerasan emosional dalam sebuah hubungan, pengkhianatan terselubung, dan janji yang tak ditepati.

“Lagu ini berbicara tentang kekerasan emosional dalam hubungan, pengkhianatan yang diam-diam dan janji yang dibiarkan membusuk. Tentang seseorang yang merasa diperlakukan kejam oleh pasangan yang tak lagi setia,” ujar Ika Putri dalam keterangan resminya, Minggu (15/2/2026).

Interpretasi Emosi yang Mendalam

Berbeda dari ekspektasi vokal yang meledak-ledak, Ika Putri memilih pendekatan yang lebih subtil dalam Sadis. Lirik yang lirih dibalut dengan aransemen musik yang bersih memberikan ruang bagi pendengar untuk meresapi setiap cerita yang disampaikan.

“Dalam Sadis, saya tidak ingin berlebihan. Justru saya menekan emosi ke dalam dan membiarkan lirik berjalan perlahan, menusuk tanpa perlu meninggikan nada,” jelasnya.

Advertisement

Perjalanan Karier dan Eksistensi di Era Digital

Selama perjalanan kariernya, Ika Putri telah menelurkan sejumlah single dan tiga album yang mengeksplorasi tema cinta, luka batin, hingga perenungan. Jeda panjang yang diambilnya tidak serta-merta menghilangkan eksistensinya di dunia musik.

Kembalinya Ika Putri kali ini menjadi bukti bahwa perjalanan bermusiknya belum usai. Ia bertekad untuk membawa kembali genre pop balada yang matang dan dewasa, serta berdialog dengan generasi pendengar baru di tengah maraknya playlist digital.

“Saya memilih merawat gaya pop balada yang matang dan dewasa. Bagi saya, karier musik tidak harus riuh untuk bermakna,” pungkasnya.

Advertisement